Ihram.co.id — VR46 Racing Team mulai memberi sinyal kuat akan melakukan perombakan susunan pembalap menjelang musim MotoGP 2027. Dua nama yang kini berada dalam sorotan adalah Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli, yang masa depannya di tim milik Valentino Rossi tersebut mulai dipertanyakan.
Direktur tim, Uccio Salucci, mengungkapkan bahwa VR46 tengah menyiapkan strategi baru untuk menghadapi perubahan besar regulasi mesin yang akan berlaku mulai 2027.
Strategi Baru Sambut Era 850cc
Mulai musim 2027, MotoGP akan memasuki era mesin 850cc. Perubahan ini mendorong tim-tim untuk merombak strategi, termasuk dalam menentukan komposisi pembalap.
Salucci menegaskan bahwa VR46 ingin memiliki kombinasi ideal antara pembalap muda dan berpengalaman.
“Target kami adalah satu pembalap berpengalaman dan satu pembalap muda,” ujarnya.
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa salah satu dari Di Giannantonio atau Morbidelli berpotensi digantikan, mengingat keduanya saat ini masuk kategori pembalap berpengalaman.
Evaluasi Dimulai Dalam Waktu Dekat
VR46 awalnya berencana mulai mengevaluasi line-up pembalap setelah seri Qatar Grand Prix. Namun, perubahan kalender MotoGP 2026 membuat balapan tersebut ditunda hingga November.
Sebagai gantinya, tim diperkirakan akan mulai melakukan pembahasan internal dalam jeda musim, termasuk setelah Americas Grand Prix menuju Spanish Grand Prix.
Meski begitu, Salucci menegaskan bahwa fokus utama saat ini tetap pada performa kedua pembalapnya.
Target Ketat untuk Bertahan
Manajemen VR46 memberikan target yang cukup tinggi bagi Di Giannantonio dan Morbidelli jika ingin mempertahankan kursi mereka.
Keduanya dituntut untuk konsisten bersaing di posisi lima besar dalam setiap balapan sepanjang musim 2026.
“Targetnya jelas: selalu bertarung di lima besar,” kata Salucci.
Pada musim 2025, Di Giannantonio mencatat tujuh finis lima besar dan empat podium, sementara Morbidelli meraih sembilan finis lima besar dan menutup musim di posisi ketujuh klasemen.
Baca Juga: Franco Morbidelli Bongkar Kelemahan Ducati GP25 Usai MotoGP Thailand 2026
Awal Musim 2026 Jadi Alarm
Memasuki musim 2026, performa keduanya belum sepenuhnya meyakinkan. Pada seri pembuka di Thailand Grand Prix, Di Giannantonio finis di posisi keenam, sedangkan Morbidelli berada di posisi kedelapan.
Meski belum menembus lima besar, Di Giannantonio sempat menjadi pembalap Ducati terbaik dalam balapan tersebut setelah Marc Marquez gagal finis.
Hasil ini menjadi sinyal awal bahwa keduanya harus segera meningkatkan performa jika tidak ingin tersingkir.
Nama Baru Mulai Dipertimbangkan
Di tengah ketidakpastian tersebut, VR46 mulai mengincar beberapa pembalap muda. Salah satu nama yang masuk radar adalah Fermin Aldeguer yang tampil menjanjikan di kelas utama.
Selain itu, Pedro Acosta juga sempat dikaitkan dengan VR46. Namun, peluang merekrutnya dinilai kecil karena ia lebih dekat dengan proyek Ducati untuk musim 2027.
Dengan kontrak yang akan berakhir pada 2026, musim ini menjadi penentu bagi Di Giannantonio dan Morbidelli. Konsistensi hasil akan menjadi faktor utama dalam keputusan manajemen tim.
Baca Juga: Bos VR46 Racing Team Buka Peluang Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027
VR46 tampak serius mempersiapkan diri menghadapi era baru MotoGP, dan tidak ragu melakukan perubahan besar demi tetap kompetitif.
Jika gagal memenuhi ekspektasi, bukan tidak mungkin salah satu dari dua pembalap tersebut harus angkat kaki dari tim pada musim 2027.
Ikuti Ihram.co.id
