Ihram.co.id — Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, mengungkapkan bahwa manajer Arne Slot sangat marah atas performa buruk timnya saat kalah dari Wolverhampton Wanderers. Menurut Van Dijk, kemarahan Slot sangat beralasan mengingat Liverpool bermain terlalu lambat dan mudah diprediksi dalam pertandingan tersebut.
“Ya, dia marah besar,” ujar Van Dijk seperti dikutip dari ESPN. “Tentu saja. Dia pantas marah karena kami bermain sangat buruk. Itu sudah dilakukan di babak pertama. Harusnya di babak kedua juga tapi tetap saja tidak cukup,” sambungnya.
Van Dijk menambahkan, “Melihat performa kami sampai mereka bikin gol, kami memang pantas tertinggal 0-1. Kami sangat buruk. Kami terlalu lambat dan bisa diprediksi.”. Pernyataan ini sejalan dengan penilaian Slot yang juga mengungkapkan kekecewaannya atas performa timnya yang dinilai jatuh di bawah ekspektasi.
Performa Mengecewakan di Molineux
Kekalahan Liverpool dari Wolves di Molineux pada Selasa malam (4/3/2026) menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka di Liga Primer. Gol kemenangan Wolves dicetak pada menit akhir pertandingan, menambah daftar kekalahan Liverpool yang disebabkan oleh gol di menit-menit akhir musim ini. Sebelumnya, Liverpool sempat menyamakan kedudukan melalui Mohamed Salah setelah tertinggal lebih dulu oleh gol Rodrigo Gomes.
Van Dijk mengakui bahwa timnya bermain buruk sejak awal. Ia menyatakan bahwa keputusannya yang salah, permainan yang ceroboh dalam penguasaan bola, serta kecepatan permainan yang rendah menjadi faktor utama kekalahan tersebut. “Saya pikir ini semua karena diri kami sendiri. Kami lambat, kami mudah diprediksi, ceroboh dalam penguasaan bola, dan membuat keputusan yang salah,” ungkap Van Dijk.
Kemarahan Slot yang Beralasan
Menurut laporan dari The Times yang dikutip oleh Mirror, Arne Slot menunjukkan kemarahannya di ruang ganti setelah pertandingan. Van Dijk membenarkan bahwa manajer asal Belanda itu merasa geram dan memiliki alasan kuat untuk marah melihat penampilan anak asuhnya.
“Ya, dia marah,” kata Van Dijk kepada wartawan. “Tentu saja. Dia punya alasan kuat karena kami bermain buruk. Itu sudah terjadi di babak pertama. Di babak kedua mungkin ada lebih banyak urgensi, tetapi tetap saja tidak cukup baik. Dia punya alasan untuk marah,” tambahnya.
Kekecewaan Slot tampaknya semakin mendalam mengingat Liverpool telah beberapa kali mengalami kekalahan dramatis di menit akhir musim ini. Kekalahan dari Wolves menjadi yang kelima kalinya Liverpool kehilangan poin akibat kebobolan di menit akhir pertandingan di Liga Primer musim ini.
Analisis Slot dan Van Dijk
Arne Slot sendiri sebelumnya telah mengakui bahwa performa Liverpool sering kali tidak konsisten dan jauh dari harapan. Ia menyoroti kesulitan tim dalam menciptakan peluang dan mengkonversikannya menjadi gol, terutama saat menghadapi tim yang bermain bertahan.
“Kami menciptakan cukup banyak peluang tetapi kesulitan mengkonversinya menjadi gol. Akhir-akhir ini kami sebagian besar mencetak gol dari situasi bola mati. Kami menciptakan cukup banyak peluang tetapi merasa cukup sulit untuk mengubah peluang tersebut menjadi gol,” ujar Slot setelah pertandingan.
Van Dijk juga sepakat dengan penilaian Slot mengenai permainan tim yang monoton. “Permainan saat ini kami terlalu menganalisis mengapa sesuatu terjadi di lapangan,” kata Van Dijk. “Kami sebagai tim ingin memulai pertandingan sebaik mungkin, dan di pertandingan terakhir kami melakukannya. Hari ini kami memiliki mayoritas penguasaan bola tetapi kami masih membuat keputusan yang salah dan kami tidak bisa mendapatkan hasil akhir.”.
Menghadapi Tantangan ke Depan
Kekalahan ini semakin menipiskan harapan Liverpool untuk finis di zona Liga Champions. Van Dijk menekankan perlunya reaksi segera dari tim untuk pertandingan selanjutnya, termasuk pertemuan kembali melawan Wolves di Piala FA dalam beberapa hari mendatang.
“Seluruh musim ini tidak mudah. Akan selalu ada pasang surut karena berbagai alasan, dan liga ini kuat. Kami membutuhkan semua orang dalam kondisi terbaik. Kami membutuhkan skuad yang besar dalam arti ini dan kami membutuhkan hasil,” pungkas Van Dijk.
Ikuti Ihram.co.id
