— Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, menyatakan keyakinannya bahwa timnya masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan melawan Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg kedua perempat final Liga Champions. Pertandingan krusial ini akan digelar di Anfield pada Rabu (15/4/2026) WIB, dengan Liverpool tertinggal agregat 0-2 dari leg pertama.

Szoboszlai menekankan bahwa atmosfer Anfield dan dukungan penuh dari para penggemar akan menjadi faktor penting dalam upaya timnya. Ia menggambarkan malam Liga Champions di Anfield sebagai sesuatu yang “spesial” dan menyatakan keinginannya untuk menjadi bagian dari salah satu momen comeback legendaris Liverpool. Keyakinan ini muncul meskipun Liverpool kalah 2-0 di leg pertama di Parc des Princes, di mana mereka gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

Optimisme di Tengah Keterpurukan

Meskipun tertinggal dua gol tanpa balas, Szoboszlai menolak untuk menyerah. Ia meyakini bahwa Liverpool akan tampil sebagai tim yang berbeda di kandang sendiri. “Akan ada rencana yang benar-benar berbeda, saya pikir, tim yang berbeda, stadion, atmosfer. Apa yang akan bersama kita, kita tidak akan hanya menjadi 11 pemain; kita akan menjadi seluruh stadion,” ujar Szoboszlai, seperti dilansir dari berbagai laporan media.

Pemain asal Hungaria ini menambahkan bahwa para pemain senior di skuat Liverpool telah menunjukkan kemampuan untuk membalikkan keadaan dalam situasi serupa di masa lalu. “Para pemain yang sudah lama berada di sini telah menunjukkan bahwa mereka bisa membalikkan pertandingan seperti ini, dan saya ingin menjadi bagian darinya. Kami akan siap, itu pasti,” tegasnya. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan segalanya di lapangan, bahkan “mati di lapangan” demi ambisi tim.

Tantangan Berat di Anfield

Perjalanan Liverpool di Liga Champions musim ini memang penuh tantangan. Mereka telah menderita empat kekalahan di kompetisi ini, jumlah yang sama dengan musim 2006-07 dan 2018-19. Namun, pada musim 2018-19, meskipun kalah empat kali, Liverpool berhasil menjuarai turnamen tersebut dan menjadi satu-satunya tim yang berhasil lolos dari defisit dua gol atau lebih di leg pertama.

Pelatih Arne Slot juga mengakui bahwa timnya membutuhkan penampilan yang “sangat spesial” untuk bisa lolos ke semifinal. “Kami tahu kami membutuhkan penampilan luar biasa untuk melaju ke babak berikutnya, tetapi itu sangat normal ketika Anda menghadapi juara Eropa,” kata Slot. Slot mencatat bahwa dalam 49 pertandingan kandang di bawah kepemimpinannya, Liverpool mampu mencetak dua gol atau lebih dalam 36 pertandingan, yang memberikan keyakinan timnya bisa melakukan hal-hal spesial.

Perbandingan dengan Pertandingan Sebelumnya

Szoboszlai juga menyinggung pertandingan melawan Manchester City di mana ia sempat terlihat memberi isyarat kepada para penggemar. Ia meminta maaf jika ada kesalahpahaman dan menegaskan bahwa ia merasakan hal yang sama seperti para penggemar Liverpool. Pemain berusia 25 tahun ini berjanji bahwa tim akan memberikan segalanya di Anfield, dengan harapan dapat membalikkan defisit dua gol tersebut.

PSG sendiri akan datang ke Anfield dengan keunggulan agregat 2-0 berkat gol dari Desire Doue dan Khvicha Kvaratskhelia pada leg pertama. Namun, PSG tercatat sebagai tim yang paling sering tersingkir dari babak gugur Liga Champions setelah memiliki keunggulan dua gol atau lebih di leg pertama, yaitu sebanyak tiga kali. Statistik ini bisa menjadi secercah harapan bagi Liverpool untuk mencetak sejarah di Anfield.

Peluang dan Target di Musim Ini

Bagi Liverpool, Liga Champions menjadi satu-satunya harapan tersisa untuk meraih gelar musim ini setelah tersingkir dari kompetisi lain dan tertinggal dalam perburuan gelar Liga Primer. Pertandingan melawan PSG ini menjadi momen krusial untuk membuktikan kapasitas mereka di panggung Eropa.

Pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool dan PSG akan kick-off pada Selasa, 14 April 2026, pukul 21.00 WIB di Anfield. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh Amazon Prime Video.