— Undian grup ASEAN Championship 2026, yang juga dikenal sebagai ASEAN Hyundai Cup 2026, telah menempatkan juara bertahan Timnas Vietnam, Timnas Indonesia, dan Timnas Singapura dalam satu grup yang sama, yakni Grup A. Hasil undian yang berlangsung di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026, ini memastikan persaingan ketat akan tersaji sejak fase awal turnamen regional paling bergengsi tersebut.

Selain ketiga tim kuat tersebut, Grup A juga akan dihuni oleh Timnas Kamboja dan pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Turnamen edisi ke-16 ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, menandai peringatan 30 tahun penyelenggaraan kompetisi antarnegara Asia Tenggara ini.

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, yang baru diperkenalkan pada 13 Januari 2026, menyatakan antusiasmenya terhadap tantangan di Grup A. “Turnamen ini sulit dengan banyak lawan dengan level serupa,” ujar Herdman saat undian. “Semua tim memiliki peluang dan kami harus berusaha sebaik mungkin.” Herdman menekankan bahwa Timnas Indonesia memiliki kesempatan besar untuk meraih gelar juara, mengingat skuad Garuda telah enam kali menjadi runner-up di ajang ini.

Vietnam, yang datang sebagai juara bertahan setelah menaklukkan Thailand di final edisi 2024, diprediksi akan menjadi lawan terberat. Tim asuhan Kim Sang-sik ini akan memulai kampanye mereka dengan menghadapi Singapura pada 31 Juli, sebelum bertandang ke markas Indonesia pada 3 Agustus 2026. Pelatih Kim Sang-sik diperkirakan akan mewaspadai kemampuan Indonesia dalam memanggil pemain-pemain yang merumput di liga-liga top Eropa, meskipun jadwal turnamen di musim panas dapat mempersulit pelepasan mereka.

Sementara itu, Singapura, yang telah empat kali meraih gelar juara, menyambut hasil undian ini dengan positif. Pelatih kepala Singapura, Gavin Lee, melihat Grup A yang kompetitif sebagai bagian integral dari persiapan timnya menuju Piala Asia 2027. “Undian ini menghadirkan tantangan yang kuat dan menarik bagi kami, sebuah kesempatan untuk berkembang,” kata Lee.

Ia menambahkan, “Prioritas kami adalah fokus pada diri sendiri, mempersiapkan diri secara menyeluruh, dan memastikan para pemain siap memasuki setiap pertandingan dengan tekad untuk menang.” Lee juga memberikan pujian atas kedatangan John Herdman ke Timnas Indonesia, menyebutnya sebagai rekrutan yang fantastis.

Format turnamen akan tetap mempertahankan sistem kandang-tandang di fase grup, di mana setiap tim akan memainkan empat pertandingan (dua kandang dan dua tandang). Dua tim teratas dari masing-masing grup akan melaju ke babak semifinal yang juga akan dimainkan dalam dua leg, diikuti dengan final dua leg. Pertandingan semifinal akan berlangsung pada 15-16 Agustus dan 18-19 Agustus, sementara final dijadwalkan pada 22 dan 26 Agustus 2026.

Pertemuan antara Vietnam dan Indonesia akan menjadi salah satu sorotan utama di Grup A, mengingat rivalitas sengit yang telah terbangun dalam satu dekade terakhir. Vietnam berhasil mengalahkan Indonesia 1-0 pada fase grup edisi 2024.

Indonesia sendiri akan membuka pertandingan Grup A dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli, sedangkan Singapura akan menjadi tuan rumah bagi Indonesia pada 7 Agustus 2026. Dengan komposisi grup yang menantang dan ambisi besar dari ketiga tim, persaingan di Grup A dipastikan akan berlangsung sengit untuk memperebutkan dua tempat di babak gugur.