— Atalanta memastikan diri melaju ke babak semifinal Piala Italia setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Juventus dalam laga perempat final yang digelar di Stadion Atleti Azzurri d’Italia, Bergamo, pada Jumat (6/2/2026) dini hari WIB.

Tiga gol kemenangan Atalanta dicetak oleh Gianluca Scamacca melalui tendangan penalti pada menit ke-27, Kamaldeen Sulemana pada menit ke-77, dan Mario Pasalic di menit ke-85. Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Atalanta dari Juventus di final Piala Italia tahun 2024.

Pertandingan berjalan ketat sejak awal babak pertama. Juventus sempat mengancam gawang Atalanta melalui Francisco Conceicao yang tendangannya membentur mistar gawang. Namun, Atalanta berhasil membuka keunggulan melalui tendangan penalti Gianluca Scamacca setelah wasit meninjau tayangan VAR terkait insiden handball yang dilakukan Gleison Bremer di kotak terlarang.

Scamacca Buka Keunggulan Lewat Titik Putih

Wasit Michael Fabbri menunjuk titik putih setelah melihat adanya kontak bola dengan tangan Bremer dalam sebuah insiden yang awalnya tidak disadari oleh pemain Atalanta. Gianluca Scamacca yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan dingin, mengirim bola ke sudut yang berlawanan dengan arah gerakan kiper Juventus, Mattia Perin. Gol tersebut menjadi gol keenam Scamacca dari titik penalti musim ini dan gol kesembilannya secara keseluruhan.

Juventus berusaha merespons ketertinggalan mereka. Beberapa peluang sempat tercipta melalui Weston McKennie dan Kenan Yildiz, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat mereka gagal menyamakan kedudukan. Keefektifan lini serang Juventus menjadi masalah utama dalam pertandingan ini, di mana mereka kerap kesulitan mengkonversi peluang menjadi gol.

Sulemana dan Pasalic Gandakan Keunggulan Atalanta

Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, pertahanan solid Atalanta yang digalang oleh Berat Djimsiti dan Giorgio Scalvini mampu meredam setiap ancaman. Alih-alih mencetak gol, Juventus justru kembali kebobolan pada menit ke-77.

Kamaldeen Sulemana, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menggandakan keunggulan Atalanta. Melalui skema serangan balik cepat yang dibangun oleh Raoul Bellanova, Sulemana berhasil menyambut umpan silang di depan gawang dan menceploskan bola ke gawang Juventus. Gol ini menjadi bukti ketajaman lini serang Atalanta yang mampu memanfaatkan setiap celah pertahanan lawan.

Belum puas dengan dua gol, Atalanta kembali menambah pundi-pundi gol mereka pada menit ke-85. Mario Pasalic, yang juga dimasukkan di babak kedua, mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan umpan dari Bremer di area pertahanan Juventus. Berawal dari intersep Bernasconi, bola kemudian disodorkan kepada Nikola Krstovic yang lantas memberikan assist kepada Pasalic. Dengan tenang, Pasalic melepaskan tendangan yang melewati sela kaki Kelly dan mengelabui Perin untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Jalani Misi Balas Dendam

Kemenangan telak 3-0 ini tidak hanya memastikan Atalanta melaju ke babak semifinal, tetapi juga menjadi ajang balas dendam atas kekalahan mereka dari Juventus di final Piala Italia edisi 2021 dan 2024. Pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, patut diapresiasi atas strategi yang diterapkan, berhasil mengalahkan Juventus dengan tiga tim berbeda (Monza, Fiorentina, dan kini Atalanta).

Di babak semifinal, Atalanta akan berhadapan dengan pemenang antara Bologna atau Lazio. Sementara itu, Juventus harus segera bangkit dan melupakan kekalahan ini, sambil fokus pada sisa kompetisi Serie A musim ini.