— Atletico Madrid mulai memantau Goncalo Ramos sebagai opsi penyerang di tengah ketidakpastian masa depan Julian Alvarez.

Julian Alvarez terus dikaitkan dengan Barcelona, Chelsea, dan Arsenal, memicu Atletico bersiap mencari alternatif lini depan.

Perombakan lini serang direncanakan, mengingat masa depan Antoine Griezmann, Alexander Sorloth, dan Alvarez belum sepenuhnya pasti.

Ketidakpastian Masa Depan Pemain Kunci

Masa depan Antoine Griezmann menjadi sorotan utama. Ada spekulasi yang menyebutkan Griezmann mungkin akan mengakhiri kariernya di Eropa dan menerima tawaran dari Major League Soccer (MLS).

Sementara itu, Alexander Sorloth baru-baru ini menyatakan keinginannya untuk bertahan di klub.

Atletico Madrid sendiri berupaya keras untuk mempertahankan Julian Alvarez. Meskipun kontraknya berlaku hingga 2030, terus-menerusnya rumor kepindahan sang pemain menjadi perhatian serius bagi klub.

Goncalo Ramos Jadi Incaran

Menurut laporan Marca, Direktur Olahraga Atletico Madrid, Mateu Alemany, sedang aktif mencari tambahan amunisi untuk lini serang.

Salah satu nama yang masuk dalam daftar pendek incaran adalah penyerang Paris Saint-Germain (PSG) asal Portugal, Goncalo Ramos.

Ramos dinilai memiliki potensi besar dan sangat dihormati di klub.

Alemany menyadari bahwa ia harus segera bergerak untuk mendekati pemain berusia 24 tahun tersebut demi mewujudkan kepindahan di musim panas.

Ramos Jarang Jadi Starter di PSG

Musim ini, Goncalo Ramos telah mencatatkan 10 gol dan satu assist dalam 28 penampilan bersama PSG.

Namun, ia hanya bermain lebih dari 1.000 menit. Dari 28 pertandingan tersebut, hanya 10 kali ia tampil sebagai starter, dan tidak ada satupun di Liga Champions.

Dengan banyaknya pilihan di lini depan PSG, Ramos kerapkali harus puas menjadi pilihan kedua. Usianya yang masih 24 tahun mungkin membuatnya tertarik dengan tawaran untuk mendapatkan menit bermain reguler.

Setelah meraih Liga Champions musim lalu, Ramos telah mengumpulkan semua trofi yang mungkin diraih di Paris. Kontraknya di PSG masih berlaku hingga 2028.