Ihram.co.id — Wakil Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Atta Halilintar, menyatakan sikap rendah hati terkait keberhasilan Timnas Futsal Indonesia menembus final Piala Asia Futsal 2026. Ia menolak segala bentuk pujian pribadi atas pencapaian bersejarah tersebut, seraya menekankan bahwa kesuksesan ini adalah buah dari kerja sama seluruh pihak di federasi.
Timnas Futsal Indonesia berhasil mengamankan tiket final Piala Asia Futsal 2026 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 5-3 dalam pertandingan semifinal yang berlangsung dramatis di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis (5/2/2026).
Kemenangan ini mengukir sejarah baru bagi futsal Indonesia, karena untuk pertama kalinya tim nasional melaju ke partai puncak turnamen bergengsi di Asia. Laga semifinal tersebut berjalan sangat ketat, bahkan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain imbang 3-3 di waktu normal.
Dalam sebuah unggahan di Insta Story akun Instagram pribadinya, Atta Halilintar membagikan momen-momen kebanggaan saat menyaksikan langsung pertandingan tersebut. Ia kemudian mengunggah tanggapan seorang suporter yang memujinya sebagai “salah satu pahlawan di balik perjalanan futsal Indonesia”. Menanggapi pujian tersebut, Atta dengan tegas menyatakan penolakannya.
“Ini semua berkat kerjasama semua pihak di futsal Indonesia yang luar biasa,” balas Atta, menegaskan bahwa kesuksesan timnas bukanlah hasil kerja individu, melainkan kolaborasi solid dari seluruh elemen federasi. Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk tidak menonjolkan diri, melainkan memberikan apresiasi kepada semua yang berkontribusi.
Sejarah Baru Timnas Futsal Indonesia
Perjalanan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 memang patut diapresiasi. Sejak fase grup, tim yang dilatih oleh Hector Souto ini menunjukkan performa yang konsisten. Di babak semifinal, Indonesia berhasil mengungguli Jepang melalui gol-gol yang dicetak oleh Samuel Eko dan gol bunuh diri pemain Jepang, Takehiro Motoishi.
Meskipun sempat dikejar dan disamakan kedudukannya oleh Jepang, Indonesia kembali bangkit dan memastikan kemenangan melalui gol-gol dari Reza Gunawan dan Dewa Rizki di babak perpanjangan waktu.
Kemenangan atas Jepang ini tidak hanya mengantarkan Indonesia ke final, tetapi juga menghentikan rekor sempurna Jepang yang sebelumnya selalu meraih kemenangan sejak fase grup. Laju terjauh Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Futsal sebelumnya hanya sampai babak perempat final atau delapan besar, yang terjadi pada edisi 2022.
Menghadapi Raksasa Asia di Final
Di partai puncak, Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan akan menghadapi Iran, tim yang merupakan raksasa futsal Asia dan pemegang rekor 13 kali juara Piala Asia Futsal. Pertandingan final akan digelar pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Indonesia Arena, Jakarta, dan akan dimulai pukul 19.00 WIB. Iran melaju ke final setelah menyingkirkan Irak dengan skor 4-2 di semifinal.
Keberhasilan mencapai final ini merupakan momentum penting bagi futsal Indonesia untuk terus berkembang di kancah internasional. Atta Halilintar sendiri terpilih sebagai Wakil Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) pada Oktober 2024, bersama dengan Michael Victor Sianipar sebagai Ketua Umum FFI untuk periode 2024-2028. Penunjukannya sebagai waketum didasari pada usianya yang muda, ide kreatifitas, serta semangatnya untuk memajukan futsal Indonesia.
Dengan pencapaian ini, fokus kini beralih pada pertandingan final melawan Iran. Indonesia akan berupaya memberikan perlawanan terbaiknya untuk mengukir sejarah sebagai juara Piala Asia Futsal untuk pertama kalinya.
Ikuti Ihram.co.id
