Ihram.co.id — Aktris Aurelie Moeremans membawa kabar mengejutkan mengenai buku memoarnya yang bertajuk Broken Strings. Kisah pilu yang mengangkat pengalaman pribadinya sebagai korban grooming tersebut kini tengah menjadi incaran banyak rumah produksi (PH) untuk diadaptasi ke layar lebar.
Jadi Rebutan Banyak Rumah Produksi
Kabar mengenai potensi adaptasi film ini diungkapkan langsung oleh Aurelie melalui saluran siaran (broadcast channel) khusus di Instagram.
Ia mengaku terkejut melihat antusiasme industri perfilman terhadap karya tulisnya tersebut.
“Ada beberapa PH yang tertarik. Ada satu yang aku tidak sangka-sangka! Belum bisa dibocorkan sekarang, takut jinx it. Tapi aku sangat bersemangat, doakan lancar!” tulis Aurelie kepada para pengikutnya.
Aurelie bahkan sempat melontarkan candaan mengenai situasi ini. Ia merasa heran karena baru kali ini begitu banyak rumah produksi menghubunginya secara bersamaan, namun bukan untuk memintanya berakting, melainkan untuk meminang hak cipta bukunya.
“Apa aku harus cemburu sama buku aku ya? Pertama kali dalam hidupku sebanyak ini production houses mengejar di waktu yang sama, dan itu bukan untukku, tapi untuk Broken Strings,” tuturnya.
Kisah Kelam dan Perjuangan Bangkit
Broken Strings merupakan memoar yang mengisahkan pengalaman traumatis Aurelie saat diduga menjadi korban grooming sejak usia 15 tahun.
Pria yang melakukan tindakan tersebut diketahui memiliki usia hampir dua kali lipat lebih tua darinya.
Dalam buku tersebut, Aurelie memaparkan secara detail bagaimana ia mengalami berbagai bentuk manipulasi, kontrol ketat, hingga kekerasan.
Memoar ini juga menjadi catatan perjalanannya dalam menyelamatkan diri dan bangkit dari masa lalu yang kelam.
Ikuti Ihram.co.id
