Ihram.co.id — Francesco Bagnaia mengungkap satu kesamaan utama antara dua legenda besar MotoGP, yakni Marc Marquez dan Valentino Rossi. Meski dikenal sebagai rival sengit, keduanya disebut memiliki karakter yang serupa dalam hal determinasi di lintasan.
Pernyataan itu disampaikan Bagnaia dalam wawancara terbaru, di mana ia merefleksikan pengalaman berharga bekerja dengan sejumlah ikon besar MotoGP sepanjang kariernya.
Baca Juga: Bantah Valentino Rossi, Bagnaia Tegaskan Marc Marquez Bukan Penyebab Masalahnya di Ducati
Determinasi Jadi Kesamaan Utama
Bagnaia menyebut bahwa baik Marquez maupun Rossi memiliki tekad luar biasa saat balapan, yang membuat mereka selalu sulit dikalahkan.
“Vale dan Marc punya satu kesamaan: determinasi. Di lintasan, mereka akan bertarung habis-habisan untuk tetap berada di depan,” ujar Bagnaia.
Menurutnya, mentalitas tersebut menjadi pembeda utama yang membuat keduanya mampu mendominasi MotoGP dalam periode yang berbeda.
Ditempa Dua Legenda Besar
Sebagai bagian dari program pembinaan VR46 Riders’ Academy, Bagnaia mengakui peran besar Valentino Rossi dalam membentuk kariernya. Ia bahkan menyebut Rossi sebagai sosok paling berpengaruh dalam perjalanan profesionalnya, selain pelatih pribadinya.
Tak hanya itu, Bagnaia juga kini memiliki kesempatan belajar langsung dari Marc Marquez sebagai rekan setim di Ducati. Ia menilai keberadaan Marquez memberikan keuntungan tambahan, terutama dalam hal analisis data dan pendekatan balap.
“Saya mencoba mengambil yang terbaik dari semua orang. Memiliki Marc di garasi adalah nilai tambah, saya bisa melihat datanya dan berdiskusi langsung dengannya,” jelasnya.
Baca Juga: Valentino Rossi Turun Tangan Selamatkan Karier Francesco Bagnaia di Tengah Krisis Ducati
Peran Casey Stoner Tak Kalah Penting
Selain Rossi dan Marquez, Bagnaia juga menyoroti kontribusi Casey Stoner dalam pengembangannya sebagai pembalap.
Stoner, yang pernah membawa Ducati meraih gelar juara dunia, disebut memiliki kemampuan adaptasi luar biasa terhadap berbagai kondisi lintasan dan motor.
“Saya belum pernah balapan melawan Casey, tapi dia punya bakat luar biasa dan mampu beradaptasi di berbagai situasi,” kata Bagnaia.
Tak Persoalkan Rivalitas Rossi-Marquez
Bagnaia juga menanggapi rivalitas panjang antara Rossi dan Marquez, yang mencapai puncaknya pada insiden kontroversial di Malaysian Grand Prix 2015.
Meski sebelumnya sempat berada di pihak Rossi, Bagnaia kini melihat situasi tersebut dengan perspektif yang lebih netral.
Ia bahkan menilai tidak ada keharusan bagi kedua legenda tersebut untuk menyelesaikan konflik yang telah berlangsung lama.
“Saya tidak berpikir mereka harus berdamai. Itu bagian dari sejarah MotoGP,” ujarnya.
Baca Juga: Soal Konflik 2015, Bagnaia Tegaskan Marc Marquez Tak Wajib Berdamai dengan Valentino Rossi
Sebagai juara dunia MotoGP dua kali, Bagnaia menegaskan bahwa ia akan terus memanfaatkan pengalaman bekerja dengan para legenda untuk meningkatkan performanya.
Dengan kombinasi pengalaman, data teknis, dan pembelajaran dari sosok-sosok besar di paddock, Bagnaia berharap bisa terus bersaing di level tertinggi MotoGP.
Ikuti Ihram.co.id
