Ihram.co.id — Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sekitarnya pada Selasa (27/1/2026) pukul 13.15.32 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada pada koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur, atau sekitar 16 kilometer arah timur Bantul dengan kedalaman 11 kilometer.
Aktivitas Gempa Susulan dan Pemicu Sesar Opak
Pasca-gempa utama, BMKG terus memantau aktivitas tektonik di wilayah tersebut dan menemukan adanya rentetan gempa susulan. Hingga pukul 13.45 WIB, hasil monitoring menunjukkan telah terjadi belasan kali aktivitas seismik lanjutan dengan kekuatan yang lebih kecil.
“Hingga pukul 13:45 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas 14 gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M2.0,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengutip dari kompas.com.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Guncangan tersebut dilaporkan terjadi akibat aktivitas Sesar Opak.
Sebaran Getaran di Wilayah DIY dan Jawa Tengah
Guncangan gempa dirasakan di berbagai daerah dengan skala intensitas yang beragam. Wilayah Bantul, Gunungkidul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, hingga Klaten merasakan getaran pada skala III Modified Mercalli Intensity (MMI), di mana getaran terasa nyata di dalam rumah seakan-akan ada truk bermuatan melintas.
Sementara itu, daerah Wonogiri, Purworejo, Trenggalek, Solo, Pacitan, dan Magelang merasakan guncangan pada skala II MMI. Skala ini mengindikasikan getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
BMKG menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa tersebut. Hasil pemodelan yang dilakukan juga menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak memiliki potensi untuk menimbulkan tsunami.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.
Informasi selengkapnya mengenai gempa bumi di Bantul dapat dilihat melalui laman resmi kompas.com.
Ikuti Ihram.co.id
