— Bodo/Glimt dan Inter Milan akan saling berhadapan dalam leg pertama babak playoff 16 besar Liga Champions pada Kamis (19/2/2026) pukul 03:00 WIB. Pertandingan yang akan digelar di Aspmyra Stadion ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim untuk mengamankan tiket ke fase gugur. Inter Milan, yang memiliki sejarah panjang di kompetisi ini, menargetkan kemenangan tandang untuk memulai langkah mereka menuju babak selanjutnya.

Bodo/Glimt, sebagai wakil Norwegia, tampil impresif sepanjang fase grup Liga Champions musim ini. Mereka berhasil melaju ke babak playoff setelah meraih kemenangan mengejutkan atas tim-tim kuat seperti Manchester City (3-1 di kandang) dan Atletico Madrid (2-1 di tandang).

Tren positif ini menegaskan performa solid tim asuhan Kjetil Knutsen yang semakin menunjukkan tajinya di kancah Eropa. Keberhasilan ini juga menjadikan Bodo/Glimt sebagai tim Norwegia pertama yang berpotensi memenangkan tiga pertandingan berturut-turut di kompetisi kasta tertinggi Eropa.

Tren Positif Inter Milan

Di sisi lain, Inter Milan datang ke Norwegia dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah meraih enam kemenangan beruntun di semua kompetisi. Pekan lalu, Nerazzurri berhasil mengalahkan rival abadi mereka, Juventus, dengan skor 3-2 dalam laga Serie A. Kemenangan dramatis tersebut diraih berkat gol Piotr Zieliński di menit akhir pertandingan. Rentetan hasil positif ini juga mencakup kemenangan tandang 2-0 atas Borussia Dortmund di fase grup Liga Champions bulan lalu.

Inter Milan memiliki rekor tandang yang mengesankan di tahun 2026, memenangkan kelima pertandingan yang mereka lakoni dengan catatan nirbobol. Tim asuhan Cristian Chivu ini tercatat hanya mengalami satu kekalahan sepanjang tahun 2026, yaitu saat menjamu Arsenal di Liga Champions. Total, Inter telah mencetak 20 gol dalam enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, sambil menjaga tiga clean sheet.

Sejarah Pertemuan dan Statistik

Secara historis, kedua tim pernah bertemu dua kali di babak 16 besar Piala Winners UEFA pada musim 1978-79. Dalam pertemuan tersebut, Inter Milan keluar sebagai pemenang dengan agregat telak 7-1, memenangkan kedua leg kandang maupun tandang. Pertemuan terakhir mereka terjadi pada tahun 1978, di mana Inter menang 5-0 di kandang dan 2-1 di tandang.

Statistik menunjukkan bahwa Bodo/Glimt kebobolan 15 gol di fase grup Liga Champions, sementara Inter Milan berhasil mencetak jumlah gol yang sama. Bodo/Glimt sendiri tercatat mengalami dua kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, keduanya terjadi saat bermain di kandang di Liga Champions. Sebaliknya, Inter Milan memiliki rekor yang kuat saat menghadapi tim asal Norwegia, tidak pernah kalah dalam tujuh duel dua leg terakhir di kompetisi ini.

Kondisi Tim dan Prakiraan Susunan Pemain

Bodo/Glimt dilaporkan memiliki skuad yang sepenuhnya fit dan siap bertanding. Pelatih Kjetil Knutsen kemungkinan akan mempertahankan formasi 4-3-3 dengan komposisi pemain yang sama saat mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid. Pemain seperti Jens Petter Hauge dan Kasper Hogh diharapkan menjadi motor serangan tim tuan rumah.

Di kubu Inter Milan, Denzel Dumfries diprediksi menjadi satu-satunya pemain yang absen karena cedera. Namun, Hakan Çalhanoğlu diperkirakan akan kembali menjadi starter. Inter Milan diperkirakan akan menggunakan formasi 3-5-2, dengan duo Lautaro Martínez dan Esposito di lini depan. Pelatih Cristian Chivu menekankan pentingnya fokus dan persiapan dalam menghadapi tim kuat seperti Bodo/Glimt.

Prediksi Pertandingan

Pertandingan diprediksi akan berjalan ketat, namun Inter Milan sedikit lebih diunggulkan berkat pengalaman mereka di kompetisi Eropa dan performa solid belakangan ini. Kondisi cuaca dingin dan lapangan sintetis di Aspmyra Stadion bisa menjadi tantangan tersendiri bagi tim tamu. Namun, Inter Milan memiliki rekor apik dalam pertandingan dua leg dan selalu berupaya mengamankan hasil positif di leg pertama. Beberapa prediksi skor mengunggulkan Inter Milan menang tipis dengan skor 2-1.

Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, mengakui kekuatan Inter Milan sebagai tim Eropa papan atas dengan pemain berkualitas. “Inter adalah tim Eropa papan atas dengan kualitas individu yang mumpuni. Kami harus bermain sesuai cara kami, berdasarkan posisi kami saat ini,” ujar Knutsen.

Sementara itu, pelatih Inter, Cristian Chivu, menyatakan bahwa Bodo/Glimt adalah tim yang tangguh dan telah menunjukkan kemajuan pesat. “Bodo/Glimt adalah tim yang tangguh, klub telah membuat kemajuan besar. Mereka merepotkan Man City dan Real Madrid, jadi kami tahu mereka adalah tim yang kuat,” ungkap Chivu.