Ihram.co.id — Pertarungan sengit dua wakil Italia akan tersaji di babak 16 besar Liga Eropa saat Bologna menjamu AS Roma di Stadion Renato Dall’Ara pada Jumat (13/3/2026) dini hari WIB. Laga leg pertama ini diprediksi akan berlangsung ketat dan penuh taktik, mempertemukan dua tim dengan ambisi besar untuk melaju lebih jauh di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.
Duel ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim untuk meraih keunggulan di leg pertama, tetapi juga menjadi panggung adu taktik antara dua pelatih kenamaan Italia: Vincenzo Italiano di kubu Bologna dan Gian Piero Gasperini di bench AS Roma. Keduanya dikenal dengan gaya kepelatihan yang mampu mengoptimalkan performa timnya, menjadikan pertandingan ini semakin menarik untuk disaksikan.
Analisis Tim: Bologna FC
Bologna, di bawah asuhan Vincenzo Italiano, telah menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam beberapa musim terakhir. Italiano, yang dikenal dengan gaya bermain pragmatis ofensif dan formasi 4-2-3-1, telah berhasil membawa Bologna tampil solid dan terorganisir. Keuntungan bermain di kandang sendiri di Stadion Renato Dall’Ara, yang berkapasitas lebih dari 36.000 penonton, akan menjadi modal penting bagi Rossoblu untuk mendapatkan hasil positif.
Kekuatan utama Bologna terletak pada pertahanan yang solid dan organisasi taktis yang baik. Mereka juga memiliki rekor kandang yang impresif di kompetisi Eropa, tidak terkalahkan dalam sembilan laga kandang terakhir. Namun, pengalaman di fase gugur kompetisi Eropa yang mungkin tidak sebanyak AS Roma bisa menjadi tantangan tersendiri bagi tim besutan Italiano ini.
Analisis Tim: AS Roma
AS Roma, yang dilatih oleh Gian Piero Gasperini, datang dengan bekal pengalaman yang lebih kaya di pentas Eropa. Gasperini, yang dikenal dengan formasi 3-4-1-2 dan pernah membawa Atalanta menjuarai Liga Eropa pada 2024, memiliki rekam jejak yang mentereng di kompetisi antarklub Benua Biru. Roma telah mencapai final Liga Eropa pada 2023 dan memiliki mentalitas pemenang yang kuat di fase gugur.
Kualitas individu pemain dan pengalaman di fase gugur menjadi kekuatan utama Giallorossi. Namun, tim ibu kota ini juga menghadapi tantangan, termasuk krisis cedera di lini serang yang membuat Paulo Dybala, Artem Dovbyk, dan Evan Ferguson dipastikan absen. Selain itu, Gianluca Mancini juga harus absen karena skorsing. Meski demikian, kehadiran Donyell Malen yang tampil impresif diharapkan bisa menjadi ancaman bagi pertahanan Bologna.
Rekor Pertemuan dan Prediksi
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, AS Roma memiliki keunggulan kuantitas dengan memenangkan 24 dari 46 pertandingan, sementara Bologna meraih 11 kemenangan dan 11 laga berakhir imbang. Namun, dalam enam pertemuan terakhir, Bologna menunjukkan performa yang cukup solid dengan hanya menelan satu kekalahan.
Pertandingan leg pertama ini diprediksi akan berlangsung ketat. Bologna akan berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk menekan lini tengah Roma dan mencari peluang melalui serangan balik. Sementara AS Roma, dengan pengalaman Eropa mereka, kemungkinan akan bermain lebih pragmatis, mengandalkan pertahanan terorganisir dan kualitas individu pemain depan.
Prediksi skor akhir untuk pertandingan ini adalah imbang 1-1. Hasil imbang ini akan membuat leg kedua di Roma menjadi sangat menentukan bagi kedua tim dalam perebutan tiket perempat final Liga Eropa.
Detail Pertandingan
- Kompetisi: Liga Eropa, Babak 16 Besar, Leg Pertama
- Duel: Bologna vs AS Roma
- Tanggal dan Waktu: Jumat, 13 Maret 2026, pukul 00.45 WIB
- Lokasi: Stadion Renato Dall’Ara, Bologna
- Pelatih Bologna: Vincenzo Italiano
- Pelatih AS Roma: Gian Piero Gasperini
Pertandingan ini akan menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk membangun keunggulan di leg pertama demi memuluskan langkah mereka ke babak selanjutnya di Liga Eropa.
Ikuti Ihram.co.id
