Ihram.co.id — Malam Nisfu Syaban, yang jatuh pada tanggal 15 bulan Syaban dalam kalender Hijriah, merupakan momen penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memohon ampunan Allah SWT. Pada tahun 2026, malam Nisfu Syaban akan tiba pada Senin malam, 2 Februari, menjelang Selasa, 3 Februari.
Berdasarkan pandangan Imam Syafi’i, salah satu ulama terkemuka dalam mazhab Syafi’iyah, malam ini memiliki keistimewaan sebagai salah satu dari lima malam yang doanya sangat berpotensi untuk dikabulkan.
Imam Syafi’i dalam kitabnya, Al-Umm, menyebutkan bahwa doa akan dikabulkan pada lima malam, yaitu malam Jumat, malam Idul Adha, malam Idul Fitri, malam pertama bulan Rajab, dan malam Nisfu Syaban. Pandangan ini menegaskan pentingnya memanfaatkan malam Nisfu Syaban untuk bermunajat dan memohon segala hajat kepada Allah SWT.
Baca Juga: Puasa Nisfu Syaban 2026 Jatuh Besok Selasa, Ini Bacaan Niat dan Doa Berbuka
Keutamaan Malam Nisfu Syaban
Keutamaan malam Nisfu Syaban didasarkan pada beberapa hadis. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan At-Tirmidzi, yang menyatakan bahwa Allah SWT mengampuni dosa seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, kecuali orang yang menyekutukan-Nya atau orang yang menyimpan permusuhan dalam hatinya. Hadis lain yang diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari menyebutkan bahwa Allah SWT melihat kepada seluruh ciptaan-Nya pada malam Nisfu Syaban dan mengampuni mereka semua, kecuali dua golongan tersebut.
Mayoritas ulama, termasuk Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal, berpendapat bahwa malam Nisfu Syaban memiliki keutamaan khusus berdasarkan hadits-hadits yang ada, meskipun ada perdebatan mengenai tingkat kesahihan beberapa riwayat. Namun, yang terpenting adalah bagaimana umat Islam menyikapi malam ini dengan memperbanyak ibadah yang dianjurkan dalam syariat Islam.
Cara Terbaik Menghidupkan Malam Nisfu Syaban Menurut Imam Syafi’i
Meskipun tidak ada amalan khusus malam nisfu syaban yang diwajibkan secara eksplisit untuk malam Nisfu Syaban, Imam Syafi’i dan mayoritas ulama menganjurkan untuk memperbanyak ibadah secara umum. Cara terbaik menghidupkan malam Nisfu Syaban adalah dengan mengisinya dengan amalan-amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, antara lain:
Salat Malam (Qiyamul Lail)
Mendirikan salat malam, seperti salat Tahajud, salat Hajat, dan salat Witir, merupakan salah satu cara paling utama untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban. Salat malam adalah sarana untuk bermunajat, memohon ampunan, dan menyampaikan segala hajat kepada Allah SWT. Meskipun tidak ada salat khusus Nisfu Syaban yang ditetapkan secara sahih dari Nabi Muhammad SAW, memperbanyak salat sunah secara umum sangat dianjurkan.
Membaca Al-Qur’an
Membaca kitab suci Al-Qur’an merupakan ibadah yang mendatangkan pahala berlipat ganda. Mengisi malam Nisfu Syaban dengan tadarus Al-Qur’an, merenungkan ayat-ayatnya, dan memohon kebaikan dunia akhirat adalah amalan yang sangat dianjurkan. Beberapa ulama juga menganjurkan membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali pada malam ini, dengan niat memohon panjang umur, dijauhkan dari bala, dan dikaruniai rezeki yang halal, namun ini bersifat sunnah dan tidak wajib.
Berzikir dan Beristighfar
Memperbanyak zikir kepada Allah SWT, seperti membaca tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), tahlil (La ilaha illallah), dan takbir (Allahu Akbar), adalah cara untuk senantiasa mengingat kebesaran-Nya. Selain itu, memperbanyak istighfar (memohon ampunan) juga sangat penting untuk membersihkan diri dari dosa-dosa, sebagaimana disebutkan dalam banyak riwayat.
Berdoa
Sebagaimana ditekankan oleh Imam Syafi’i, malam Nisfu Syaban adalah malam yang mustajab untuk berdoa. Umat Islam hendaknya memanfaatkan kesempatan ini untuk memanjatkan doa-doa pribadi, memohon segala kebaikan, memohon perlindungan dari keburukan, dan memohon ampunan atas segala dosa. Doa yang tulus dari hati yang bersih akan lebih berpeluang untuk dikabulkan.
Taubat Nasuha
Malam Nisfu Syaban juga menjadi momentum yang tepat untuk bertaubat nasuha (taubat yang sungguh-sungguh). Memohon ampunan atas segala kesalahan dan bertekad untuk tidak mengulanginya adalah langkah penting dalam memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Hari Ini, Simak Makna dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan
Perbedaan Pendapat Ulama
Penting untuk dicatat bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai keutamaan malam Nisfu Syaban dan amalan khusus yang dianjurkan.
Sebagian ulama, seperti Imam Malik dan beberapa ulama kontemporer, bersikap lebih berhati-hati, menganggap hadits tentang keutamaan Nisfu Syaban lemah, dan tidak menganjurkan amalan khusus.
Namun, mayoritas ulama, termasuk Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, serta banyak ulama Syafi’iyah dan Hanabilah, membolehkan dan menganjurkan memperbanyak ibadah di malam ini, dengan catatan ibadah tersebut tidak bersifat bid’ah (inovasi yang tidak ada dasarnya dalam syariat).
Kesimpulan moderat yang dipegang banyak kalangan adalah memanfaatkan malam Nisfu Syaban untuk ibadah-ibadah yang memang sudah disyariatkan dalam Islam, seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa, tanpa mengkhususkan ritual tertentu yang tidak memiliki dalil yang kuat. Niatkan setiap amalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan sebagai bekal menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah.
Ikuti Ihram.co.id
