Ihram.co.id — Chelsea akan menjamu Leeds United dalam pertandingan pekan ke-26 Liga Inggris musim 2025-2026 di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 11 Februari 2026, pukul 02.30 WIB. Pertarungan ini menjadi krusial bagi kedua tim, di mana Chelsea berupaya memanfaatkan rekor kandang superior mereka, sementara Leeds mengincar sejarah untuk membalikkan keadaan.
The Blues datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi, terutama berkat rekor tak terkalahkan dalam tujuh laga kandang terakhir melawan Leeds United di Premier League. Enam dari tujuh pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan beruntun bagi Chelsea. Kekalahan terakhir Chelsea dari Leeds di kandang sendiri terjadi pada Desember 1999, menandakan dominasi panjang The Blues di Stamford Bridge.
Rekor Stamford Bridge dan Konsistensi Chelsea
Stamford Bridge telah menjadi benteng kokoh bagi Chelsea ketika menghadapi Leeds United. Sejak kekalahan pada Desember 1999, Chelsea tidak pernah lagi merasakan kekalahan di kandang saat bertemu tim asal Yorkshire tersebut. Catatan ini menjadi modal berharga bagi pelatih Chelsea, Liam Rosenior, yang memulai masa jabatannya dengan dua kemenangan kandang di liga.
Rosenior berpeluang mengikuti jejak Maurizio Sarri pada tahun 2018 sebagai manajer yang memenangi tiga laga kandang awal secara beruntun. Namun, performa Chelsea pada pertandingan tengah pekan musim ini masih perlu diwaspadai. Tercatat, mereka belum meraih kemenangan dalam tiga pertandingan Premier League yang digelar pada hari Selasa hingga Kamis, dengan rincian satu imbang dan dua kekalahan.
Produktivitas Chelsea di kandang mendapat dorongan signifikan dari penyerang mereka, Joao Pedro. Pemain asal Brasil ini terlibat langsung dalam empat gol dalam empat laga kandang terakhir Chelsea, mencetak tiga gol dan satu assist. Meskipun begitu, Joao Pedro belum pernah mencetak gol atau assist saat menghadapi Leeds United dalam tiga pertemuan sebelumnya, yang semuanya berakhir dengan kekalahan baginya bersama Watford dan Chelsea.
Ambisi Leeds dan Statistik Tandang yang Menurun
Bagi Leeds United, pertandingan ini menjadi ujian mental yang berat, terutama mengingat rekor tandang mereka yang kurang memuaskan. Tim promosi ini hanya mampu meraih dua kemenangan dari 25 laga tandang terakhir di Premier League, dengan catatan enam hasil imbang dan 17 kekalahan. Kelima kemenangan tandang terakhir Leeds terjadi melawan tim dengan awalan huruf ‘W’, namun mereka gagal meraih kemenangan dalam 22 laga tandang melawan klub dengan awalan huruf lain.
Leeds juga memiliki catatan negatif pada pertandingan tengah pekan di laga tandang. Mereka tidak pernah meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir yang digelar pada hari Selasa hingga Kamis, bahkan rata-rata kebobolan 3,4 gol per laga dalam periode tersebut.
Pada pertemuan pertama musim ini di Elland Road pada Desember 2025, Leeds berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 3-1, berkat gol dari Jaka Bijol, Ao Tanaka, dan Dominic Calvert-Lewin. Pemain terakhir yang mampu mencetak gol kandang dan tandang melawan Chelsea dalam satu musim yang sama adalah Mark Viduka pada musim 2000-2001.
Dalam rekor pertemuan antar pelatih, Liam Rosenior belum pernah meraih kemenangan melawan Daniel Farke. Dalam dua pertemuan sebelumnya saat melatih Hull City di Championship pada musim 2023-2024, Rosenior mencatat satu hasil imbang tanpa gol di kandang dan satu kekalahan 1-3 di laga tandang. Pertandingan kali ini menjadi kesempatan bagi Rosenior untuk memperbaiki catatan tersebut.
Secara keseluruhan, Chelsea berada di posisi kelima klasemen sementara Premier League dengan 43 poin, sementara Leeds United tertahan di peringkat ke-16 dengan 29 poin. Pertemuan kedua tim di Stamford Bridge diprediksi akan berjalan sengit, dengan Chelsea berambisi melanjutkan dominasi kandang mereka, sementara Leeds bertekad mengukir sejarah baru.
Ikuti Ihram.co.id
