— Chelsea akan menjamu West Ham United dalam lanjutan pekan ke-24 Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, pada Minggu (1/2/2026) dini hari WIB. Laga ini menjadi ujian krusial bagi pelatih Chelsea, Liam Rosenior, untuk membuktikan konsistensi timnya setelah meraih kemenangan penting di kompetisi Eropa.

Setelah kemenangan dramatis 3-2 atas Napoli di Liga Champions pada Kamis 29/1/2026, Rosenior menekankan pentingnya menjaga momentum dan performa. Ia menyatakan bahwa pertandingan melawan West Ham ini adalah “pertandingan terbesar musim ini” karena akan menjadi tolok ukur sesungguhnya bagi karakter dan konsistensi timnya.

“Jika Anda ingin menjadi tim yang konsisten meraih kemenangan, inilah pertandingan-pertandingan di mana Anda harus melangkah maju dan tidak berpuas diri,” ujar Rosenior seperti dikutip dari laman resmi klub. Kemenangan di Italia memang membangkitkan kepercayaan diri, namun Rosenior ingin melihat apakah timnya mampu mempertahankan level permainan tersebut dalam jadwal padat.

Pelatih asal Inggris itu mengakui bahwa kemenangan atas Napoli sangat berarti, namun tantangan sebenarnya adalah menjaga stabilitas performa di tengah jadwal yang ketat. Laga melawan West Ham akan menjadi penentu apakah Chelsea sudah layak berada di level elit atau masih memiliki kelemahan. “Bagi saya besok adalah pertandingan terbesar musim ini, sangat sederhana. Saya akan mengetahui banyak hal. Kami memiliki pemain-pemain yang sangat bagus,” tambah Rosenior.

Ujian Konsistensi The Blues

Liam Rosenior telah membawa perubahan positif sejak mengambil alih kemudi Chelsea. Lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi menunjukkan grafik performa yang menanjak. Dua kemenangan beruntun di Premier League atas Brentford dan Crystal Palace membuat The Blues kini menduduki peringkat kelima klasemen, hanya terpaut satu poin dari Manchester United di zona Liga Champions.

Jika Chelsea berhasil meraih kemenangan atas West Ham, Rosenior berpotensi mencatatkan sejarah sebagai manajer Inggris keempat yang memenangkan tiga laga awal Premier League, menyusul jejak Bobby Gould, Sam Allardyce, dan Craig Shakespeare. Rekor pertemuan Chelsea melawan West Ham juga sangat dominan. The Blues tercatat selalu menang dalam empat pertemuan terakhir di liga dengan agregat skor 15-2. Pertemuan pertama musim ini di London Stadium berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Chelsea.

Waspadai Kebangkitan West Ham

Meskipun demikian, Chelsea tidak bisa memandang remeh West Ham United. Tim asuhan Nuno Espirito Santo itu menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa laga terakhir. Setelah periode sulit, West Ham berhasil meraih tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk dua kemenangan di Premier League.

Rosenior secara khusus menyoroti ancaman dari duo West Ham, Jarrod Bowen dan Crysencio Summerville. Ia menilai kedua pemain tersebut sebagai “ancaman nyata” yang patut diwaspadai oleh lini pertahanan Chelsea. “Saya tidak heran Nuno telah memberikan pengaruhnya pada tim ini. Semua timnya selalu terorganisir dengan baik tanpa bola, baik itu dalam formasi 4-4-2 atau 5-4-1, dan mereka selalu sangat bagus dalam momen transisi,” jelas Rosenior.

West Ham sendiri masih berjuang untuk keluar dari zona degradasi, menduduki peringkat ke-18 klasemen sementara dengan 20 poin dari 23 pertandingan. Namun, tren positif tiga kemenangan beruntun memberikan suntikan moral bagi tim tamu untuk mencoba mencuri poin di Stamford Bridge.

Kondisi Skuad dan Prediksi

Chelsea dipastikan masih menghadapi beberapa kendala cedera. Pemain seperti Levi Colwill, Tosin Adarabioyo, Romeo Lavia, dan Dario Essugo masih menjalani pemulihan. Mykhaylo Mudryk juga dipastikan absen karena skorsing. Namun, kabar baik datang dari Cole Palmer. Pelatih Liam Rosenior mengonfirmasi bahwa Cole Palmer telah pulih sepenuhnya dan siap untuk dimainkan sebagai starter. Palmer sebelumnya sempat mengalami cedera ringan namun tampil impresif sebagai pemain pengganti melawan Napoli dengan mencetak dua assist.

Di kubu West Ham, Lukasz Fabianski dan Lucas Paquetá dilaporkan mengalami cedera. Hal ini memaksa Nuno Espirito Santo untuk melakukan rotasi, terutama di lini tengah dan posisi penjaga gawang.

Meskipun West Ham menunjukkan kebangkitan, Chelsea diyakini memiliki keunggulan kualitas skuad, momentum positif, serta faktor tuan rumah di Stamford Bridge. Sejarah pertemuan yang sangat memihak The Blues dan performa solid di bawah Rosenior menjadi modal penting. Prediksi mengarah pada kemenangan Chelsea, dengan beberapa rumah taruhan memprediksi skor akhir 2-0 atau 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.