— Pekan ke-29 Serie A musim 2025/2026 akan menyajikan duel sengit antara Como 1907 dan AS Roma pada Senin, 16 Maret 2026. Pertandingan yang digelar di Stadio Giuseppe Sinigaglia ini bukan sekadar laga biasa, melainkan perebutan posisi krusial di zona Liga Champions.

Saat ini, kedua tim menempati posisi yang sangat berdekatan di klasemen. Como 1907 berada di peringkat keempat, sementara AS Roma menyusul di posisi kelima, dengan koleksi poin yang sama yaitu 51 poin. Kemenangan dalam laga ini akan memberikan keunggulan psikologis dan memperkokoh posisi di zona Liga Champions, sekaligus membuka jarak dengan tim-tim di bawahnya.

Analisis Taktik dan Kondisi Tim

Pertarungan di pinggir lapangan akan mempertemukan dua figur taktis yang menarik. Di kubu Como 1907, Cesc Fàbregas telah berhasil membentuk tim yang dominan dalam penguasaan bola, dengan mengandalkan pergerakan dinamis dan kombinasi cepat. Kunci permainan Como seringkali terletak pada Nico Paz, pemain muda yang telah menunjukkan performa impresif musim ini dengan mencetak 9 gol dan 6 assist.

Gaya bermain Como di bawah Fàbregas dicirikan oleh build-up yang sabar, pergerakan tanpa bola yang cerdas, dan kemampuan untuk melancarkan serangan balik cepat. Como juga dikenal dengan pressing ketat saat kehilangan bola dan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Sementara itu, AS Roma kini berada di bawah asuhan Gian Piero Gasperini, yang membawa filosofi permainan intensitas tinggi, pressing agresif, dan transisi vertikal cepat, mirip dengan yang ia terapkan di Atalanta. Gasperini menginstruksikan timnya untuk menekan lawan dari area tinggi dan memanfaatkan kecepatan serta kombinasi cepat untuk menciptakan peluang. Namun, Roma menghadapi tantangan besar di lini depan akibat absennya beberapa pemain kunci.

Daftar Absensi Pemain Kunci

Como 1907 dilaporkan akan kehilangan Jayden Addai yang mengalami cedera Achilles tendon. Assane Diao dan Maximo Perrone juga diragukan tampil karena cedera.

Di sisi AS Roma, krisis pemain depan semakin terasa. Paulo Dybala dipastikan absen setelah menjalani operasi lutut dan diperkirakan menepi setidaknya 45 hari. Artem Dovbyk juga masih berjuang dengan cedera hamstring dan diperkirakan absen cukup lama. Absennya Dybala dan Dovbyk membuat lini serang Roma kehilangan ketajaman.

Selain itu, Matias Soule juga diragukan tampil karena cedera pubalgia, sementara Evan Ferguson masih bermasalah dengan cedera pergelangan kaki. Evan Ndicka juga akan absen karena akumulasi kartu. Dengan banyaknya pemain depan yang absen, Gasperini kemungkinan besar akan mengandalkan kecepatan Donyell Malen dan kreativitas Lorenzo Pellegrini.

Statistik dan Prediksi Pertandingan

Como 1907 memiliki rekor kandang yang mengesankan dan dikenal berbahaya di menit-menit awal pertandingan. Tiga kemenangan beruntun yang diraih sebelum laga ini menunjukkan performa positif tim asuhan Fàbregas. Kembalinya Gianluca Mancini diharapkan memberikan stabilitas di lini belakang Roma, namun lini serang mereka yang pincang menjadi kerentanan utama.

Melihat kondisi skuad Roma yang banyak kehilangan pemain pilar di lini depan, Como 1907 sedikit lebih diunggulkan untuk mengamankan poin penuh atau setidaknya memaksakan hasil imbang di kandang sendiri. Namun, Roma di bawah Gasperini dikenal dengan kemampuan bangkit dan pressing ketat yang bisa menyulitkan tuan rumah. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat, dengan kedua tim berjuang keras demi meraih tiga poin krusial untuk mengamankan posisi di zona Liga Champions.

Como sendiri memiliki catatan yang baik dalam beberapa pertemuan terakhir melawan Roma di kandang. Statistik menunjukkan bahwa Como memenangkan 11 dari 20 pertandingan terakhir mereka, sementara Roma memiliki catatan buruk di laga tandang dengan enam kekalahan dari sepuluh pertandingan terakhir.

Pertarungan ini akan menjadi ujian sejati bagi kedua tim, baik dari segi taktik maupun mental, dalam perebutan tiket prestisius ke kompetisi antarklub Eropa.