Darren Fletcher memutuskan menolak tawaran untuk bergabung dalam staf kepelatihan Michael Carrick di Manchester United. Keputusan tersebut diambil di tengah masa transisi klub setelah Carrick resmi ditunjuk sebagai pelatih interim hingga akhir musim menyusul pemecatan Rúben Amorim.

Manchester United mengangkat Michael Carrick sebagai pelatih interim setelah Amorim diberhentikan pekan lalu. Pelatih asal Portugal itu didepak usai hasil imbang 1-1 melawan Leeds United, dengan laporan yang menyebutkan adanya perbedaan pandangan antara Amorim dan para pengambil keputusan di Old Trafford.

Manajemen klub kemudian memilih menunjuk pelatih sementara sembari menyiapkan sosok pelatih kepala permanen untuk musim panas mendatang.

Baca Juga: Michael Carrick Resmi Ditunjuk sebagai Manajer Interim Manchester United hingga Akhir Musim

Carrick Dipilih Usai Proses Seleksi Internal

Sebelum Carrick ditunjuk, Ole Gunnar Solskjær sempat menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih interim. Direktur Sepak Bola Manchester United, Jason Wilcox, dikabarkan menilai Solskjær sebagai figur yang memahami tekanan dan kultur klub.

Namun, Carrick akhirnya memenangkan persaingan setelah dinilai tampil lebih meyakinkan dalam rangkaian wawancara dan diskusi internal. Mantan gelandang Manchester United itu dianggap memiliki pemahaman mendalam soal dinamika ruang ganti serta lebih aktif terlibat langsung dalam proses latihan tim.

Carrick dijadwalkan menjalani laga perdananya sebagai pelatih interim dalam partai besar Derby Manchester di Old Trafford pada Sabtu mendatang, sebelum menghadapi ujian berat lainnya dengan bertandang ke markas Arsenal.

Peran Fletcher Saat Masa Transisi

Di antara pemecatan Amorim dan penunjukan Carrick, Manchester United harus tetap menjalani agenda pertandingan. Klub menunjuk Darren Fletcher, yang saat ini menjabat sebagai pelatih kepala tim U-18, sebagai pelatih interim sementara untuk dua laga.

Dalam periode singkat tersebut, United hanya mampu meraih hasil imbang saat bertandang ke markas Burnley di Liga Inggris, sebelum menelan kekalahan dari Brighton di Old Trafford pada ajang Piala FA. Hasil tersebut dinilai belum cukup untuk mengangkat Fletcher sebagai kandidat utama pelatih interim hingga akhir musim.

Baca Juga: Bukan Sekadar Mental Pemain, Ini Pesan Keras Darren Fletcher untuk Pelatih Baru Manchester United

Meski tidak dipilih sebagai pelatih interim jangka menengah, Fletcher tetap mendapat tawaran untuk bergabung ke dalam staf kepelatihan Carrick. Namun, menurut laporan The Athletic, Fletcher memilih menolak kesempatan tersebut.

Keputusan itu diambil karena Fletcher ingin kembali fokus menangani tim U-18 Manchester United. Langkah tersebut disebut selaras dengan ambisinya untuk menjadi pelatih kepala tim senior di masa depan, sekaligus memberinya ruang untuk terus mengembangkan para pemain muda di akademi klub.

Fletcher juga dinilai melihat peran di akademi sebagai jalur yang lebih konsisten untuk membangun rekam jejak kepelatihan dibandingkan masuk ke staf interim dengan masa kerja yang terbatas.

Susunan Staf Kepelatihan Carrick

Tanpa kehadiran Fletcher, Michael Carrick tetap menyusun staf kepelatihan yang diharapkan mampu menstabilkan tim hingga akhir musim. Carrick akan didampingi oleh Steve Holland sebagai asisten utama. Holland dikenal sebagai mantan asisten Gareth Southgate di Tim Nasional Inggris dan memiliki pengalaman panjang di level Premier League bersama Chelsea.

Jonathan Woodgate turut bergabung sebagai bagian dari staf. Ia merupakan sosok yang pernah bekerja bersama Carrick saat keduanya berada di Middlesbrough. Selain itu, Jonny Evans juga masuk dalam jajaran staf untuk membantu tim utama di masa transisi, memanfaatkan pemahamannya terhadap budaya klub.

Satu nama lainnya adalah Travis Binnion, pelatih kepala tim U-21 Manchester United, yang dipertahankan untuk menjaga kesinambungan antara akademi dan tim utama.

Baca Juga: Era Michael Carrick Dimulai di Man United, Ini Daftar Asisten Pilihannya

Dengan struktur staf tersebut, Manchester United berharap dapat menemukan stabilitas di tengah musim yang penuh tekanan, sementara keputusan Darren Fletcher menandai pilihannya untuk menempuh jalur pengembangan jangka panjang bersama akademi klub.