Alwi Farhan akan melakoni debutnya pada turnamen bulutangkis tertua di dunia, All England 2026, yang mulai digelar Rabu (4/3/2026). Tunggal putra muda Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi wakil India, Ayush Shetty, di babak pertama yang bertempat di Utilita Arena Birmingham.

Realisasi Impian Masa Kecil

Bagi juara Indonesia Masters 2026 ini, penampilan di All England merupakan perwujudan dari mimpi yang telah ia miliki sejak kecil. Alwi mengaku antusias menyambut turnamen edisi ke-116 tersebut.

“Alhamdulillah, salah satu impian saya menjadi kenyataan. Dari kecil saya sangat bermimpi bisa bermain di All England. Pastinya bersyukur, excited,” kata Alwi melalui keterangan resmi PBSI pada Selasa (3/3/2026).

Modal Persiapan di Inggris

Sebagai persiapan menjelang debutnya, juara dunia junior 2023 ini telah menjalani program aklimatisasi selama sepekan di Inggris. Alwi menyebut sesi latihan di lokasi pertandingan berjalan cukup kompetitif.

“Persiapan di sini ada beberapa hari latihan di Inggris kemarin cukup maksimal, cukup kompetitif. Menjadi modal bagus buat di All England nanti,” ujar Alwi mengenai kondisi fisiknya menjelang laga perdana.

Inspirasi dari All Indonesian Final

Perjuangan tunggal putra di All England 2026 turut dipengaruhi oleh memori edisi 2024, saat Jonatan Christie dan Anthony Ginting menciptakan All Indonesian Final. Alwi berharap pencapaian serupa dapat terulang kembali.

“Pastinya itu sangat memorable. Bukan hanya untuk mereka, untuk tunggal putra tapi juga untuk semua masyarakat Indonesia. Semoga kejadian-kejadian seperti itu bisa terulang lagi,” tutur Alwi.

Peta Persaingan dan Potensi Lawan

Apabila berhasil melewati adangan Ayush Shetty, Alwi Farhan berpeluang bertemu dengan unggulan ketujuh asal Taiwan, Chou Tien Chen, di babak 16 besar. Langkah selanjutnya diprediksi akan semakin berat dengan potensi pertemuan melawan unggulan kedua, Kunlavut Vitidsarn.

Skenario pertemuan sesama wakil Indonesia dengan Jonatan Christie juga memungkinkan terjadi di fase berikutnya. Namun, hal tersebut bergantung pada keberhasilan kedua pemain dalam melewati lawan-lawannya di setiap babak.