Ihram.co.id — Denza, merek premium di bawah naungan BYD, menyiapkan pembaruan signifikan untuk model sport wagon listriknya, Denza Z9 GT. Versi terbaru kendaraan ini terungkap melalui dokumen homologasi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), yang mengonfirmasi peningkatan besar pada sektor performa, termasuk lonjakan tenaga hingga 1.140 hp pada varian listrik murni tiga motor.
Kemunculan Denza Z9 GT versi revisi dalam basis data MIIT mengindikasikan bahwa BYD tengah mempersiapkan penyegaran produk menjelang peluncuran resmi di pasar domestik China. Pembaruan ini mencakup varian full electric maupun plug-in hybrid, tanpa mengubah posisi Z9 GT sebagai model performa tinggi di jajaran Denza.
Desain Eksterior Masih Dipertahankan

Berdasarkan dokumen MIIT, tampilan luar Denza Z9 GT terbaru tidak mengalami perubahan besar. Proporsi bodi, siluet atap rendah, serta karakter sporty khas shooting brake tetap dipertahankan. Salah satu perubahan yang terlihat adalah posisi sensor LiDAR yang kini dipindahkan ke bagian atap, menandakan peningkatan pada sistem bantuan pengemudi.
Tidak ada gambar interior atau rincian pembaruan kabin yang disertakan dalam dokumen tersebut. Namun, relokasi LiDAR ke atap biasanya menjadi indikator adopsi sistem advanced driver assistance yang lebih canggih, sejalan dengan strategi BYD dalam memperkuat teknologi otonom pada lini premium mereka.
Varian Listrik Tiga Motor Kini Lebih Bertenaga

Sorotan utama dari pembaruan Denza Z9 GT terletak pada varian listrik murni tiga motor. Versi terbaru ini mengusung konfigurasi satu motor di depan dan dua motor di belakang. Motor depan memiliki output 230 kW, sementara masing-masing motor belakang menghasilkan 310 kW. Total daya sistem mencapai 850 kW atau setara sekitar 1.140 hp.
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan versi sebelumnya yang memiliki total output 710 kW atau sekitar 952 hp. Dengan peningkatan ini, Denza Z9 GT menempatkan diri sebagai salah satu Mobil Listrik produksi massal paling bertenaga di China. Kecepatan maksimum untuk varian ini tercatat mencapai 270 km/jam.
Selain versi tiga motor, MIIT juga mencantumkan varian listrik satu motor yang baru didaftarkan. Versi ini menghasilkan tenaga maksimum 370 kW dan tersedia dalam konfigurasi jarak tempuh standar maupun extended range, meski kapasitas baterainya belum diungkap.
Varian Plug-in Hybrid Dibekali Baterai Lebih Besar
Tak hanya versi listrik murni, Denza Z9 GT plug-in hybrid juga mendapat pembaruan penting. Model ini mengombinasikan mesin bensin 2.0 liter turbo dengan tiga motor listrik. Mesin pembakaran internal menghasilkan tenaga 152 kW, sementara motor listrik depan menyumbang 200 kW dan dua motor belakang masing-masing 220 kW.
Varian plug-in hybrid ini dipasangkan dengan baterai berkapasitas 63,82 kWh, meningkat dibandingkan generasi sebelumnya. Berdasarkan pengujian WLTC, jarak tempuh listrik murni mencapai 301 km, sementara dalam standar CLTC angkanya diklaim melampaui 400 km. Konsumsi bahan bakar dalam kondisi baterai habis tercatat 6,30 liter per 100 km, dengan kecepatan maksimum 230 km/jam.
Baca Juga: BYD Song Pro DM-i Varian Long Range Resmi Dirilis, Jarak Listrik 220 Km Harga Mulai Rp270 Juta
Meski belum mengungkap harga maupun jadwal peluncuran resmi, kemunculan Mobil Listrik Denza Z9 GT versi terbaru di dokumen MIIT menunjukkan bahwa model ini telah memasuki tahap akhir persetujuan regulasi. Biasanya, kendaraan yang telah terdaftar di MIIT akan meluncur ke pasar dalam beberapa bulan berikutnya.
Dengan peningkatan performa drastis dan teknologi yang semakin matang, Denza Z9 GT terbaru diproyeksikan menjadi andalan BYD di segmen kendaraan listrik performa tinggi, sekaligus memperkuat posisi Denza sebagai rival serius merek premium global di pasar China.
Ikuti Ihram.co.id
