Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatatkan lonjakan signifikan pada pembukaan pekan, naik 5,91% menjadi Rp6.275 pada perdagangan Senin (15/6/2026). Kenaikan ini bertepatan dengan tanggal cum date dividen interim perseroan untuk tahun buku 2026 di pasar reguler dan pasar negosiasi.

Emiten mencatat akan membagikan dividen interim sebesar Rp2,45 triliun atau Rp20 per saham kepada pemegang saham yang berhak. Ex date dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi dijadwalkan pada Rabu (17/6/2026), menjadikan momen ini krusial bagi dinamika harga saham BBCA.

Sebelumnya, saham bank besar ini mencatat tren positif sejak 9 Juni 2026 hingga 15 Juni 2026. Jika dibandingkan penutupan 8 Juni, harga saham BBCA telah terkerek hampir 30%.

Rekomendasi Analis

CGS International Sekuritas mempertahankan rekomendasi spec buy untuk saham BBCA pada perdagangan Rabu. Analis memberi acuan support di level 6.125 dan menyarankan penerapan cutloss bila terjadi break di bawah 5.975.

“Jika tidak break di bawah 6.125 potensi naik ke 6.425-6.575 short term,” kata CGS International Sekuritas.

Perusahaan juga mencatat tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen interim pada 18 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dijadwalkan dilakukan pada 26 Juni 2026.