Ihram.co.id — Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi menghadapi ujian baru dalam mempertahankan tren positifnya di MotoGP 2026. Seri Brasil yang berlangsung di Sirkuit Goiania diprediksi menjadi tantangan besar, meski performa Aprilia Racing tengah berada dalam momentum kuat.
Bezzecchi datang dengan catatan impresif usai meraih tiga kemenangan beruntun, masing-masing di Portimao dan Valencia pada akhir musim 2025 serta kemenangan di seri pembuka musim 2026 di Buriram.
Baca Juga: Aprilia Diunggulkan di MotoGP Brasil 2026, Jorge Martin Ingatkan Risiko Besar
Momentum Positif Aprilia Jadi Modal Utama
Performa konsisten Bezzecchi tak lepas dari perkembangan signifikan motor RS-GP yang terus disempurnakan oleh pabrikan asal Noale.
Bezzecchi mengakui kerja keras tim mulai membuahkan hasil, terutama sejak paruh kedua musim lalu hingga awal musim 2026.
“Motor kami terus berkembang. Tim bekerja sangat keras, jadi kami akan lihat bagaimana hasilnya di sini,” ujar Bezzecchi.
Momentum ini juga membuat Aprilia semakin percaya diri menghadapi lintasan cepat seperti Goiania, yang secara karakter dinilai cocok dengan kekuatan motor mereka.
Sirkuit Baru Jadi Tantangan Besar
Meski membawa kepercayaan diri tinggi, Bezzecchi menegaskan bahwa minimnya pengalaman di Sirkuit Goiania membuat semua pembalap berada di titik awal yang sama.
MotoGP Brasil sendiri kembali digelar setelah absen sejak 2004, sementara Goiania terakhir kali menjadi tuan rumah balapan motor kelas dunia pada 1989.
“Saya tidak tahu apa yang harus diharapkan. Sangat sulit memprediksi sebelum benar-benar mengendarai motor di lintasan ini,” katanya.
Simulasi awal menunjukkan Goiania berpotensi menjadi salah satu sirkuit tercepat di kalender, sejajar dengan lintasan seperti Phillip Island, Silverstone, dan Mugello.
Baca Juga: MotoGP Brasil 2026: Banjir Surut, Kondisi Sirkuit Goiania Dinilai Punya Grip Tinggi Tapi Menipu
Adaptasi Cepat Jadi Kunci
Bezzecchi mengungkapkan bahwa sejauh ini ia baru mempelajari lintasan dengan berjalan kaki, tanpa pengalaman langsung mengendarai motor MotoGP di sana.
Meski demikian, ia sudah mengidentifikasi beberapa sektor menarik yang berpotensi menghadirkan pertarungan sengit.
“Lintasannya terlihat sangat cepat dan menarik. Bagian dari tikungan tiga sampai lima hingga sektor terakhir terlihat sangat menjanjikan untuk duel,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kunci utama akhir pekan ini adalah kemampuan beradaptasi secepat mungkin terhadap karakter sirkuit.
Konsistensi Jadi Target Utama
Meski tengah memburu kemenangan keempat beruntun, Bezzecchi memilih untuk tidak terlena dengan hasil sebelumnya. Ia tetap fokus menjaga konsistensi demi mempertahankan peluang dalam perebutan gelar juara dunia.
Saat ini, Bezzecchi berada di posisi penantang dengan selisih tujuh poin dari pimpinan klasemen Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing.
“Kami akan mencoba belajar secepat mungkin dan menikmati balapan. Tim melakukan pekerjaan luar biasa, jadi semoga kami bisa kembali tampil baik,” ujarnya.
Baca Juga: MotoGP Brasil 2026 Jadi Penentu, Jorge Martin Diuji Hadapi Dominasi Bezzecchi
Dengan kombinasi momentum positif dan tantangan dari lintasan baru, MotoGP Brasil 2026 dipastikan menjadi penentu apakah dominasi Bezzecchi bisa berlanjut atau justru terhenti.
Ikuti Ihram.co.id
