— Pemegang hak komersial MotoGP, Dorna Sports, resmi berganti nama menjadi MotoGP Sports Entertainment Group (MotoGP SEG) mulai musim 2026. Perubahan ini diumumkan sebagai bagian dari arah strategis baru di bawah kepemilikan Liberty Media.

Liberty Media sebelumnya mengakuisisi Dorna pada 2024 dengan nilai transaksi sebesar €4,2 miliar (sekitar Rp71 triliun). Meski terjadi perubahan kepemilikan, struktur manajemen inti tetap dipertahankan, termasuk posisi CEO yang masih dijabat oleh Carmelo Ezpeleta.

Ezpeleta menegaskan bahwa perubahan nama ini bukan sekadar pergantian identitas, melainkan mencerminkan visi jangka panjang perusahaan.

Dalam pernyataan resminya, ia menyebut MotoGP telah berkembang jauh melampaui sekadar kejuaraan balap.

“Perubahan nama perusahaan ini jauh lebih dari sekadar identitas baru—ini adalah pernyataan niat. MotoGP telah berkembang menjadi properti hiburan global yang diikuti secara penuh gairah di seluruh dunia,” terang Ezpeleta yang kami kutip dari Crash.net, Senin, (16/2).

Sebagai MotoGP Sports Entertainment Group, perusahaan akan menitikberatkan pada percepatan inovasi, ekspansi global, serta peningkatan pengalaman penggemar baik di dalam maupun di luar lintasan.

Tetap Kendalikan Seluruh Kejuaraan Utama

Meski nama berubah, struktur operasional tidak mengalami perombakan besar. MotoGP SEG tetap menjadi pemegang hak komersial dan pengelola untuk:

  • MotoGP
  • Moto2
  • Moto3
  • Superbike World Championship
  • Program Road to MotoGP
  • Harley-Davidson Bagger World Cup (kejuaraan baru)

Langkah ini menegaskan bahwa Liberty Media tidak mengubah struktur dasar kompetisi, melainkan memperkuat posisi komersial dan global brand MotoGP.

Namun, sejumlah pengamat menilai penyatuan identitas di bawah nama MotoGP SEG berpotensi memengaruhi karakter independen WorldSBK yang selama ini dikenal sebagai kejuaraan berbasis motor produksi massal.

Dampak Kepemilikan Liberty Media

Hampir dua tahun sejak akuisisi rampung, perubahan signifikan dalam manajemen relatif minim. Salah satu pergeseran penting adalah mundurnya Chief Commercial Officer Dan Rossomondo pada akhir 2025.

Secara strategi, Liberty Media diyakini ingin menerapkan pendekatan yang serupa dengan transformasi yang mereka lakukan di Formula 1—yakni memperluas penetrasi pasar global, meningkatkan distribusi konten digital, dan menarik basis penonton yang lebih muda.

Dalam keterangan resminya, MotoGP SEG menyatakan bahwa transisi ini selaras dengan inisiatif jangka panjang untuk memperluas jangkauan lintas benua, memperkuat keterlibatan penggemar, serta meningkatkan nilai komersial seluruh ekosistem balap motor elite.

Dorna telah memegang hak komersial MotoGP sejak 1992 dan menjadi arsitek pertumbuhan besar kejuaraan ini sepanjang abad ke-21. Rebranding menjadi MotoGP Sports Entertainment Group menandai babak baru dalam evolusi tersebut.

Mulai musim 2026, nama Dorna Sports secara resmi tidak lagi digunakan dalam struktur korporasi. Perubahan ini sekaligus menjadi simbol dimulainya era baru MotoGP sebagai entitas olahraga sekaligus hiburan global di bawah kendali Liberty Media.