— Turnamen bulu tangkis paling prestisius, All England 2026, akan menjadi panggung debut bagi empat talenta muda Indonesia. Keempat pebulu tangkis tersebut adalah Alwi Farhan (tunggal putra), duet ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setia Ningrum, dan trio ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Mereka dijadwalkan akan bersaing di Birmingham Arena, Inggris, pada 3-8 Maret 2026, dengan harapan dapat memberikan kejutan dan melangkah jauh di turnamen level Super 1000 tersebut.

Kehadiran para debutan ini diharapkan dapat menjadi tonggak peralihan generasi dalam bulu tangkis Indonesia. Dengan semangat dan potensi yang mereka miliki, PBSI menaruh harapan besar agar mereka tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi mampu menunjukkan performa terbaik dan mengukir prestasi.

Kesempatan bertanding melawan pemain-pemain top dunia di All England 2026 menjadi tantangan sekaligus ajang pembuktian kualitas bagi para atlet muda ini.

Alwi Farhan, Tekad Membara di Panggung Impian

Di antara keempat debutan, Alwi Farhan tampil sebagai nama yang paling disorot. Pemain tunggal putra berusia 20 tahun ini menunjukkan performa impresif di awal tahun 2026, dengan menjuarai Indonesia Masters 2026 (Super 500) dan melaju ke semifinal Thailand Masters 2026 (Super 300).

Gelar di Indonesia Masters menjadi trofi perdananya di level Super 500, yang semakin menghidupkan asa Indonesia di sektor tunggal putra di tengah kondisi cedera yang masih dialami Anthony Sinisuka Ginting.

Bagi Alwi, All England 2026 merupakan mimpi yang akhirnya terwujud. “Bermain di Birmingham itu sebuah mimpi yang akhirnya menjadi kenyataan,” ujar Alwi Farhan, dilansir dari Djarum Badminton.

Ia bertekad menampilkan performa terbaiknya di ajang yang telah ia impikan sejak kecil tersebut. Dengan status sebagai pemain peringkat 14 dunia, Alwi diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit dan membawa nama harum Indonesia.

Raymond/Joaquin dan Rachel/Febi, Potensi Ganda Indonesia

Di sektor ganda putra, duet Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga akan menjalani debut mereka di All England 2026. Pasangan yang menduduki peringkat 17 dunia ini telah menunjukkan progres positif dengan meraih gelar juara Indonesia Masters 2026 dan runner-up Thailand Masters 2026.

Meski mengakui adanya ekspektasi yang meningkat, Raymond menekankan pentingnya fokus pada proses dan peningkatan performa. “Ambisi pasti ada untuk juara. Tapi kami lebih ingin kasih penampilan terbaik. Fokus di latihan agar fisik kembali prima,” ujar Raymond.

Pasangan ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum juga menjadi sorotan. Mereka menunjukkan performa menjanjikan dengan menjuarai Australia Open 2025 (Super 500) dan mencapai semifinal Indonesia Masters 2026.

Debut mereka di All England 2026 akan menjadi pembuktian kemampuan mereka untuk bersaing di level tertinggi.

Jafar/Felisha, Harapan di Ganda Campuran

Sementara itu, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu akan menjadi satu-satunya wakil Indonesia di sektor ganda campuran yang berstatus debutan di All England 2026.

Pasangan ini diharapkan mampu memberikan kejutan dan membawa pulang gelar di nomor yang kerap menjadi andalan Indonesia.

Daftar Lengkap 13 Wakil Indonesia di All England 2026

Indonesia akan mengirimkan total 13 wakil di lima sektor berbeda pada All England 2026. Berikut daftar lengkapnya:

  • Tunggal Putra: Jonatan Christie, Alwi Farhan
  • Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani
  • Ganda Putra: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rahmat Hidayat/Muhammad Rian Ardianto
  • Ganda Putri: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setia Ningrum, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi
  • Ganda Campuran: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah

Dengan kombinasi pemain senior berpengalaman dan talenta muda yang siap bersinar, Indonesia bertekad untuk kembali meraih gelar juara di All England 2026 setelah gagal mempertahankan supremasi pada edisi 2025.