— Shaqueel van Persie dipastikan tidak akan memperkuat Feyenoord dalam pertandingan melawan PSV Eindhoven pada Minggu 1 Februari 2026. Pemain muda berusia 19 tahun itu mengalami cedera lutut yang serius saat Feyenoord bertandang ke markas Real Betis dalam lanjutan Liga Eropa pada Kamis (30/1/2026) waktu setempat.

Cedera tersebut memaksa Shaqueel van Persie harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-83 pertandingan yang berlangsung di Stadion Benito Villamarín, Seville. Insiden ini terjadi hanya sekitar 10 menit setelah ia masuk sebagai pemain pengganti dan berhasil memberikan assist untuk gol Casper Tengstedt yang sempat memperkecil ketertinggalan Feyenoord menjadi 2-1. Posisi pendaratan yang tidak tepat membuat lutut kanannya tertekuk secara tidak wajar, menimbulkan rasa sakit yang hebat.

Kondisi Mengkhawatirkan dan Dampak bagi Feyenoord

Ayah Shaqueel, yang juga merupakan pelatih Feyenoord, Robin van Persie, mengungkapkan kekhawatirannya pasca pertandingan. “Kelihatannya tidak baik. Tes lanjutan harus dilakukan untuk mengetahui kondisinya, tetapi tanda-tanda awalnya memang tidak baik,” ujar Robin van Persie kepada Ziggo Sport, dilansir dari berbagai media. Ia menambahkan bahwa meskipun setiap cedera pemain selalu menyakitkan, kali ini terasa lebih berat karena menimpa putranya sendiri. “Perasaan itu bercampur menjadi satu. Sangat memilukan melihat dia harus melalui situasi seperti ini,” tambahnya.

Cedera Shaqueel van Persie menambah daftar kekecewaan Feyenoord di musim ini. Kekalahan dari Real Betis juga memastikan tersingkirnya tim berjuluk “De Stadionclub” itu dari kompetisi Liga Europa. Musim Eropa Feyenoord terbilang suram, hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan yang dijalani.

Kronologi Cedera dan Reaksi

Shaqueel van Persie masuk ke lapangan pada menit ke-73 menggantikan pemain lain. Dalam waktu singkat, ia berhasil memberikan kontribusi positif dengan memberikan assist untuk gol Casper Tengstedt. Namun, momen kebahagiaan itu berujung duka ketika ia mengalami cedera parah sekitar 10 menit kemudian. Ia mendarat dengan posisi yang salah setelah melakukan sebuah gerakan, menyebabkan lututnya tertekuk ke belakang dalam posisi yang tidak wajar. Hal ini membuatnya langsung jatuh kesakitan dan harus segera mendapat pertolongan medis.

Momen dramatis tersebut membuat Robin van Persie yang menyaksikan dari pinggir lapangan, turut merasakan kesedihan mendalam. Ia bahkan meminta tim medis untuk menurunkan tandu agar bisa memeluk dan menghibur putranya, menunjukkan sisi kebapakannya di tengah tugas profesionalnya sebagai pelatih. Beberapa pengamat sepak bola, seperti Jan van Halst dan Youri Mulder, juga menyatakan keprihatinan mereka, menyebut insiden tersebut “sangat menyayat hati” dan “terasa sampai ke tulang”.

Sejarah Absen dan Performa Shaqueel van Persie

Cedera ini dipastikan membuat Shaqueel van Persie harus menepi dalam beberapa waktu ke depan, termasuk laga penting melawan PSV Eindhoven. Sebelumnya, Shaqueel juga pernah tercatat mengalami cedera pada Desember 2025, yang membuatnya absen dalam beberapa pertandingan bersama tim U18 Feyenoord.

Shaqueel van Persie baru menjalani debut seniornya bersama Feyenoord pada awal musim ini dan sempat mencuri perhatian publik dengan dua gol spektakuler dalam waktu singkat saat melawan Sparta Rotterdam. Namun, cedera lutut serius ini tentu menjadi pukulan berat bagi perkembangan karier sang pemain muda yang baru saja menanjak.