Ihram.co.id — Pemain muda potensial, Etta Eyong, dilaporkan telah menolak tawaran menggiurkan untuk bermain di Liga Rusia bersama CSKA Moscow. Keputusan ini diambil demi memprioritaskan kelanjutan kariernya di kancah sepak bola Eropa.
Penolakan ini tentu menjadi pukulan bagi CSKA Moscow yang telah mengajukan tawaran yang diperkirakan mencapai €30 juta (sekitar Rp 517 miliar) untuk merekrut striker berusia 22 tahun tersebut dari Levante. Namun, Etta Eyong menegaskan keinginannya untuk tetap berkompetisi di Eropa, sebuah langkah yang dinilai strategis untuk perkembangan kariernya di masa depan.
Penolakan Tawaran dan Prioritas Karier
Menurut laporan terbaru, Etta Eyong secara tegas menyatakan bahwa transfer ke Rusia bukanlah pilihannya saat ini. Ia bertekad untuk menyelesaikan musim bersama Levante dan membantu timnya berjuang di La Liga. Keputusan ini menunjukkan kedewasaan dan visi jangka panjang sang pemain dalam menentukan arah kariernya.
Fabrizio Romano, seorang jurnalis sepak bola terkemuka, mengonfirmasi bahwa Etta Eyong telah menolak tawaran tersebut. Pemain asal Kamerun ini ingin memastikan bahwa langkah selanjutnya dalam kariernya akan membawanya ke arah yang lebih baik, dengan Eropa sebagai prioritas utama. Rencana sang pemain adalah membuat keputusan final mengenai masa depannya setelah musim ini berakhir.
Minat Klub-klub Eropa Lain
Penolakan tawaran dari CSKA Moscow ini bukan berarti Etta Eyong tidak diminati. Sebaliknya, pemain muda ini terus menjadi incaran banyak klub besar Eropa. Barcelona, Real Madrid, Manchester United, Arsenal, Everton, dan Fulham disebut-sebut juga memantau perkembangannya.
Minat dari klub-klub elite tersebut menunjukkan bahwa Etta Eyong telah menarik perhatian berkat performa apiknya di Levante. Meskipun Levante sendiri sedang berjuang di papan bawah klasemen La Liga, performa individu Etta Eyong tetap bersinar. Ia telah mencetak enam gol dan memberikan tiga assist dalam 12 penampilan di La Liga musim ini.
Posisi Levante dan Klausul Pemain
Levante sendiri dilaporkan merasa frustrasi dengan sikap Etta Eyong yang menolak tawaran tersebut. Klub berupaya agar kesepakatan dengan CSKA Moscow dapat diselesaikan, terutama mengingat kondisi finansial klub. Namun, keinginan pemain untuk bertahan tampaknya menjadi prioritas utama sang pemain.
Klausul pelepasan Etta Eyong dilaporkan sebesar €30 juta untuk transfer domestik dan €40 juta untuk transfer internasional. Namun, dengan adanya penolakan dari sang pemain, negosiasi tampaknya akan semakin rumit bagi CSKA Moscow.
Latar Belakang Karier Etta Eyong
Etta Eyong memulai karier sepak bolanya di akademi lokal di Kamerun sebelum pindah ke Spanyol pada Januari 2022 untuk bergabung dengan akademi Cádiz CF. Ia kemudian bermain untuk tim cadangan Cádiz sebelum akhirnya promosi ke tim utama dan melakukan debut di La Liga pada Januari 2024. Pada Agustus 2024, ia bergabung dengan Villarreal B sebelum akhirnya pindah ke Levante pada September 2025 dengan kontrak berdurasi empat tahun.
Performa apiknya bersama Levante musim ini, meskipun klub sedang dalam performa yang kurang memuaskan, telah membuatnya masuk dalam radar klub-klub besar Eropa. Barcelona, khususnya, dikabarkan melihat Etta Eyong sebagai suksesor potensial Robert Lewandowski.
Ikuti Ihram.co.id
