— Pembalap Italia Francesco Bagnaia dikabarkan hampir menyelesaikan kesepakatan kontrak berdurasi tiga tahun dengan tim pabrikan Italia, Aprilia Racing, untuk mulai berlaga bersama mereka pada musim MotoGP 2027. Kesepakatan ini muncul di tengah ketatnya persaingan pembalap papan atas di bursa transfer MotoGP.

Bagnaia memulai kariernya di MotoGP bersama tim satelit Ducati, Pramac Racing, pada 2019 sebelum dipromosikan ke tim pabrikan Ducati pada 2021. Bersama Ducati, ia berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP pada musim 2022 dan 2023, menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap top di grid.

Namun, performa Bagnaia sempat menurun pada musim 2025, terutama setelah rekan setim barunya, Marc Márquez, tampil dominan sepanjang musim. Situasi ini memicu spekulasi bahwa Ducati akan melakukan perubahan susunan pembalap, dengan nama Pedro Acosta disebut siap menggantikan Bagnaia.

Baca Juga: Transfer MotoGP 2027 Memanas, Aprilia Ajukan Tawaran Fantastis untuk Bagnaia

Aprilia Tawarkan Lingkungan Baru dan Tantangan Baru

Bergabung dengan Aprilia Racing akan menjadi petualangan baru bagi Bagnaia, terutama dengan regulasi teknis baru yang akan berlaku mulai 2027. Ia akan menggantikan Jorge Martin dan berduet dengan kompatriot sekaligus rekan lama di VR46 Academy, Marco Bezzecchi.

Tim Aprilia diyakini menyediakan lingkungan yang lebih nyaman bagi Bagnaia untuk beradaptasi dengan motor RS-GP yang terus berkembang, serta menghadapi tantangan regulasi baru di era MotoGP 2027.

Menurut laporan, Aprilia menawarkan gaji £2,6 juta per musim (sekitar Rp52 miliar) setelah kepergian Jorge Martín yang sebelumnya memiliki kontrak sekitar £3 juta (sekitar Rp60 miliar).

Sebelumnya, Bagnaia menolak tawaran awal Aprilia karena ingin bergabung dengan pabrikan Jepang, termasuk Yamaha Factory Racing. Namun negosiasi terbaru dari Aprilia disebut berhasil menarik minat sang juara dua kali tersebut, menempatkan tim Italia itu kembali di posisi terdepan.

Jika kepindahan Bagnaia ke Aprilia benar-benar terjadi, langkah ini akan menjadi perubahan besar di grid MotoGP, sekaligus memperkuat daya saing Aprilia menghadapi dominasi tim Eropa dan Jepang.

Baca Juga: Marco Bezzecchi Sarankan Bagnaia Ambil Keputusan Egois soal Masa Depan MotoGP 2027

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Bagnaia maupun Aprilia mengenai kontrak ini, namun kesepakatan tiga tahun ini disebut hampir rampung dan tinggal menunggu pengumuman resmi.