Alvaro Arbeloa resmi naik jabatan untuk menangani tim utama Real Madrid menyusul kepergian Xabi Alonso. Mantan bek sayap Los Blancos tersebut mengaku tidak terusik dengan pertanyaan mengenai statusnya, apakah hanya sebagai pelatih sementara atau permanen.

Arbeloa dipromosikan dari Real Madrid Castilla setelah Alonso memutuskan meninggalkan kursi kepelatihan. Hingga saat ini, manajemen Madrid belum merinci durasi kontrak Arbeloa di tim utama, namun spekulasi kuat menyebut ia hanya akan menjabat hingga akhir musim ini.

Fokus pada Target Musim Ini

Real Madrid diyakini tengah berburu pelatih tetap untuk musim depan. Dua nama besar, Juergen Klopp dan Enzo Maresca, mulai dikaitkan dengan kursi panas di Santiago Bernabeu. Menanggapi hal tersebut, Arbeloa menegaskan loyalitasnya kepada klub.

“Saya sudah di sini selama 20 tahun dan akan berada di Real Madrid selama klub menginginkannya. Ini adalah rumah saya, itulah yang saya rasakan dan akan selalu begitu,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.

Bagi Arbeloa, prioritas utamanya saat ini adalah menyatukan skuad demi menyelamatkan musim kompetisi. Ia menilai peluang Madrid untuk meraih trofi di kompetisi domestik maupun Eropa masih terbuka lebar.

Misi di La Liga dan Liga Champions

Saat ini, Real Madrid masih bersaing ketat di jalur juara La Liga dan Liga Champions. Arbeloa ingin memastikan seluruh pemain siap tempur dan memahami filosofi permainan yang ingin ia terapkan di lapangan hijau.

  • Menjaga kebugaran dan ketersediaan seluruh pemain inti.
  • Membangun kedekatan personal dengan anggota skuad.
  • Memastikan pemain menikmati permainan di setiap pertandingan.

“Kami berada di posisi yang baik di La Liga dan Liga Champions. Fokus saya adalah memastikan semua pemain tersedia, bekerja keras, dan mereka memahami apa yang saya inginkan,” pungkasnya.