— Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, melontarkan pujian tinggi terhadap langkah Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berhasil mendatangkan John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Lee menyebut perekrutan Herdman sebagai “rekrutan yang fantastis” bagi skuad Garuda.

Pernyataan tersebut disampaikan Gavin Lee kepada awak media di Studio RCTI Plus, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026), sehari sebelum pengundian grup ASEAN Championship 2026. Menurut Lee, rekam jejak Herdman yang pernah membawa timnya berlaga di Piala Dunia menjadi alasan utama di balik pujiannya. “Jelas ini rekrutan yang fantastis untuk Indonesia, Dia pernah membawa sebuah tim tampil di Piala Dunia dan itu sangat mengesankan,” ujar Gavin Lee.

PSSI secara resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia senior dan U-23 pada Sabtu, 3 Januari 2026, menggantikan Patrick Kluivert yang kontraknya diakhiri setelah Indonesia gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026. Herdman kemudian diperkenalkan kepada publik dalam sebuah konferensi pers di Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026, setelah sempat tertunda.

Kedatangan pelatih berusia 50 tahun asal Inggris ini memang telah menarik perhatian luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah sepak bola Asia Tenggara. Reputasi Herdman terbangun dari serangkaian prestasi gemilang. Ia dikenal sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang berhasil memimpin tim nasional putra dan putri dari negara yang sama (Kanada) untuk lolos ke Piala Dunia FIFA.

Di bawah asuhannya, timnas putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade pada edisi London 2012 dan Rio 2016. Kemudian, ia mengambil alih timnas putra Kanada pada 2018 dan sukses membawa mereka lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, menandai penampilan pertama negara tersebut di turnamen akbar itu setelah 36 tahun absen. Keberhasilan ini juga mengangkat peringkat FIFA Kanada secara signifikan.

Gavin Lee, yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih permanen timnas Singapura pada 28 November 2025, juga akan beradu taktik dengan Herdman di ASEAN Championship 2026. Pada pengundian grup yang berlangsung di Jakarta, Indonesia dan Singapura berada dalam Grup A bersama Vietnam, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.

Herdman sendiri telah menyatakan antusiasmenya menghadapi tantangan bersama Timnas Indonesia. Ia menargetkan untuk membawa Indonesia ke Piala Dunia 2030, menekankan bahwa “tidak ada lagi alasan” bagi negara dengan populasi besar dan kegilaan sepak bola ini. Herdman juga menyoroti pentingnya memahami budaya sepak bola Indonesia dan membangun fondasi yang kuat untuk kesuksesan jangka panjang.

Dalam konferensi pers perdananya, Herdman menjelaskan strateginya akan dimulai dengan tiga tahap: mendengarkan, memahami, dan bertindak. Ia berencana melakukan evaluasi komprehensif terhadap perjalanan timnas dalam dua tahun terakhir, termasuk kegagalan di kualifikasi Piala Dunia 2026. Kapten tim, Jay Idzes, akan menjadi figur sentral dalam proses konsultasinya, sebagai sumber informasi vital dari pengalaman langsung pemain di lapangan.

PSSI menaruh harapan besar pada John Herdman untuk membawa era baru bagi sepak bola Indonesia, memadukan keahlian taktis dengan kemampuannya dalam mengembangkan talenta, menanamkan mentalitas juara, dan membimbing tim menuju kesuksesan di kancah regional maupun global. Kontrak Herdman dengan PSSI dilaporkan berdurasi dua tahun, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya, dan ia juga dipercaya untuk mengawasi tim U-23.

Laga-laga perdana Herdman bersama Timnas Indonesia dijadwalkan akan berlangsung pada FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, selama periode FIFA Match Day dari 23 hingga 31 Maret 2026. Setelah itu, timnas akan menghadapi jadwal padat termasuk FIFA Match Day di bulan Juni, September, Oktober, dan November, serta ASEAN Championship 2026 yang dijadwalkan mulai 25 Juli.