— Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menepis anggapan bahwa timnya mendapatkan keuntungan karena hanya menghadapi lawan dari kasta bawah di Copa del Rey 2025/2026. Flick memberikan respons tegas dengan melayangkan sindiran kepada Real Madrid setelah Blaugrana memastikan tiket ke babak semifinal.

Barcelona melaju ke babak empat besar setelah menyingkirkan Albacete pada babak perempat final. Keberhasilan ini memicu kritik yang menyebut perjalanan Los Cules lebih mudah karena sejak babak 32 besar lebih banyak bertemu dengan klub dari Segunda Division dan kasta ketiga.

Sindiran Hansi Flick kepada Real Madrid

Hansi Flick menanggapi tudingan mengenai keberuntungan Barcelona dengan jawaban singkat yang merujuk pada rival abadi mereka. Flick menyarankan pihak-pihak yang meragukan kualitas lawan Barcelona untuk melihat hasil yang diraih Real Madrid.

“(Coba) tanya Real Madrid,” ujar Flick sebagaimana dikutip dari Football Espana. Pernyataan tersebut merujuk pada kegagalan Real Madrid yang tersingkir dari kompetisi setelah kalah 2-3 dari Albacete, tim yang justru berhasil dikalahkan Barcelona di fase selanjutnya.

Flick menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memperpanjang polemik dengan pihak Madrid karena dianggap hanya membuang energi. “Bagi saya, itu tidak masuk akal untuk menimbulkan kontroversi dengan Real Madrid. Itu cocok untuk Anda (media), tetapi tidak cocok untuk saya,” tegasnya.

Kualitas Tim Kasta Bawah Spanyol

Hansi Flick meminta semua pihak untuk menghormati klub-klub yang berkompetisi di kasta kedua Spanyol atau Segunda Division. Menurutnya, kualitas tim-tim tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata karena mampu memberikan perlawanan kepada tim dari Primera Division.

“Kita juga harus menghormati tim-tim Segunda. Tahun lalu kami bermain di Barbastro, lalu Betis dan Valencia, dan hasilnya lebih baik daripada tahun ini,” ucap Flick. Ia menambahkan bahwa performa Albacete dan Racing Santander menunjukkan kualitas asli yang ada di Copa del Rey.