Jakarta Garuda Jaya akhirnya mencatatkan kemenangan perdana mereka di ajang Proliga 2026 sektor putra. Bermain di kandang lawan, GOR Sumut Sport Center, Medan, Kamis (15/1/2026), tim yang diperkuat mayoritas pemain U-21 ini sukses menundukkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi dengan skor 3-1.

Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Jakarta Garuda Jaya yang sejak debutnya di Proliga pada 2024 belum pernah merasakan kemenangan. Menghadapi tim tuan rumah yang tampil dengan kekuatan penuh, Garuda Jaya justru mampu menunjukkan permainan disiplin, solid, dan penuh determinasi.

Trio U-21 Jadi Pembeda

Jakarta Garuda Jaya mengandalkan trio Dawuda Alahimassalam, Haikal Hidayatillah, dan Bagas Wijanarko sebagai tumpuan utama serangan. Ketiganya tampil konsisten sepanjang laga dan kerap merepotkan pertahanan Medan Falcons.

Sejak set pertama, Garuda Jaya langsung memberikan tekanan. Meski sempat berjalan ketat, mereka mampu menjaga fokus hingga menutup set pembuka dengan kemenangan 25-22. Keberanian bermain cepat dan solidnya pertahanan menjadi kunci keberhasilan tim muda ini mencuri set pertama.

Medan Falcons Bangkit, Garuda Jaya Tak Goyah

Pada set kedua, Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang mengandalkan Luvi Febrian dan Liosbel Mendez mulai menemukan ritme permainan. Dukungan publik tuan rumah turut memompa semangat anak asuh Ariyanto Joko Sutrisno. Falcons berhasil membalikkan keadaan di akhir set dan mengamankan kemenangan tipis 25-23.

Namun, Jakarta Garuda Jaya tidak larut dalam tekanan. Memasuki set ketiga, mereka kembali tampil agresif sejak awal. Blok rapat serta variasi serangan yang efektif membuat Medan Falcons kesulitan mengembangkan permainan. Garuda Jaya pun sukses merebut set ketiga dengan skor 25-20.

Mental Baja di Set Penentuan

Set keempat menjadi penentuan. Medan Falcons sempat unggul lebih dulu setelah mengistirahatkan pemain asingnya dan mengandalkan Fahri Septian serta Luvi Febrian. Falcons bahkan memimpin cukup jauh di awal set.

Namun, Jakarta Garuda Jaya menunjukkan mental baja. Perlahan tapi pasti, mereka mengejar ketertinggalan dan membalikkan keadaan di pertengahan set. Solidnya pertahanan di area net membuat serangan Falcons kerap kandas.

Di poin-poin krusial, Garuda Jaya tampil lebih tenang dan efektif. Set keempat pun ditutup dengan skor 25-23 untuk kemenangan Jakarta Garuda Jaya sekaligus memastikan hasil akhir 3-1.

Tonggak Sejarah Garuda Jaya

Kemenangan ini menjadi tiga poin perdana Jakarta Garuda Jaya di Proliga 2026 sekaligus kemenangan pertama mereka sejak mengikuti kompetisi kasta tertinggi bola voli nasional tersebut pada 2024. Hasil ini diharapkan menjadi modal berharga bagi Garuda Jaya untuk tampil lebih percaya diri di laga-laga berikutnya.