Ihram.co.id — Jakarta Pertamina Enduro menutup putaran pertama Proliga 2026 dengan performa meyakinkan. Tim juara bertahan ini tampil dominan saat menghadapi Medan Falcons, meraih kemenangan tiga set langsung dengan skor 3-0 di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (30/1/2026) malam. Kemenangan ini menegaskan kembali status Jakarta Pertamina Enduro sebagai salah satu kekuatan utama di liga.
Setelah sempat mengalami pasang surut dan tergeser dari papan atas, Jakarta Pertamina Enduro berhasil merespons dengan performa solid di laga krusial. Hasil ini juga berdampak langsung pada peta klasemen, di mana tim berjuluk JPE ini kembali naik ke posisi runner-up, hanya terpaut tipis dari pemuncak klasemen setelah putaran pertama usai. Momentum positif ini menjadi bekal penting bagi Megawati Hangestri dan kawan-kawan untuk menatap putaran kedua.
Kemenangan 3-0 atas Medan Falcons ini merupakan yang keempat bagi Jakarta Pertamina Enduro dari enam pertandingan yang telah dijalani sepanjang putaran pertama. Tambahan poin penuh membuat tim meraih total 12 poin, menggeser Jakarta Electric PLN Mobile yang sebelumnya menduduki posisi kedua dengan 11 poin. Konsistensi dalam menjaga persaingan papan atas ditunjukkan oleh Jakarta Pertamina Enduro.
Sebaliknya, Medan Falcons harus menerima kenyataan pahit. Kekalahan ini menjadi yang keenam secara beruntun bagi mereka, menjadikan tim ini satu-satunya yang belum meraih kemenangan di putaran pertama Proliga 2026. Hasil ini tentu menjadi evaluasi serius bagi tim.
Evaluasi Pelatih dan Performa di Lapangan
Pelatih Medan Falcons, Marcos Sugiyama, mengungkapkan kekecewaannya terhadap penampilan timnya, terutama di awal laga. Ia menilai start yang buruk menjadi faktor utama kekalahan telak di set pertama.
“Kami mengawali permainan dengan start yang buruk, setelah itu sebenarnya permainan mulai membaik, tetapi sudah terlambat. Anak-anak muda itu kalau sudah tertinggal akan kesulitan mengejar,” kata Marcos Sugiyama.
Meski demikian, pelatih asal Jepang ini menolak menyalahkan para pemainnya secara individu. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penuh berada di pundaknya sebagai pelatih kepala. “Itu jadi tanggung jawab saya,” tambahnya.
Pada set kedua dan ketiga, Medan Falcons sejatinya menunjukkan perlawanan yang lebih gigih. Mereka mencoba menekan lewat serangan agresif dan memperkuat blok, namun tetap gagal membendung dominasi lawan.
Jakarta Pertamina Enduro Belajar dari Kesalahan
Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro tampil stabil sepanjang pertandingan. Megawati Hangestri menjadi tumpuan serangan, didukung oleh Iana Shcherban serta Wilma “Salas” Alishanova yang konsisten menjaga ritme permainan.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, menilai kemenangan ini sangat penting sebagai modal menuju fase krusial kompetisi. Ia menekankan proses pembelajaran timnya sepanjang putaran pertama.
“Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan untuk bermain lebih baik. Secara perlahan permainan tim terus meningkat,” ujar pelatih asal Turki yang membawa Pertamina Enduro juara Proliga musim 2025 tersebut.
Dengan tren performa yang kembali menanjak, Jakarta Pertamina Enduro kini memiliki fondasi kuat untuk bersaing di putaran kedua dan menjaga peluang mempertahankan gelar juara Proliga 2026.
Ikuti Ihram.co.id
