Ihram.co.id — Perjuangan wakil Indonesia, Dewa United, di ajang AFC Challenge League tampaknya semakin terjal. Menjamu wakil Filipina, Manila Digger, pada leg kedua babak perempat final, skuad Tangsel Warriors untuk sementara harus tertinggal 1-2 saat pertandingan memasuki menit ke-69.
Hasil sementara ini membuat langkah Dewa United semakin berat. Pasalnya, mereka sebelumnya juga menelan kekalahan 0-1 pada leg pertama, sehingga saat ini harus tertinggal cukup jauh secara agregat, yakni 1-3.
Dewa United Kecolongan Dua Gol Lebih Dulu
Tampil menekan sejak awal dengan harapan bisa membalikkan keadaan, lini pertahanan Dewa United justru kecolongan di pertengahan babak pertama. Pada menit ke-35, Papa Ousmane Gai sukses mengoyak jala gawang tuan rumah usai memanfaatkan umpan (assist) dari Modou Joof. Sebelumnya, bek andalan Dewa, Nick Kuipers, juga sempat diganjar kartu kuning pada menit ke-23.
Penderitaan tuan rumah berlanjut di awal babak kedua. Tepat pada menit ke-52, giliran Modou Joof yang mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan dari Kazuya Nishioka.
Rotasi Massal dan Asa dari Egy Maulana Vikri
Tertinggal dua gol membuat pelatih Dewa United melakukan perombakan besar-besaran untuk menambah daya gedor. Di awal babak kedua (46′), Wahyu Prasetyo dan Alta Ballah dimasukkan untuk menggantikan Edo Febriansah dan Nick Kuipers. Sayangnya, baru sebentar merumput, Wahyu Prasetyo langsung diganjar kartu kuning di menit yang sama.
Harapan bagi Dewa United mulai kembali menyala berkat insting sang pelatih yang memasukkan Egy Maulana Vikri untuk menggantikan Stefano Lilipaly, serta Noah Sadaoui yang masuk menarik keluar Johnathan pada menit ke-55. Strategi ini terbukti jitu. Pada menit ke-66, umpan matang Egy Maulana Vikri sukses diselesaikan menjadi gol oleh Dennis Lowe, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Berdasarkan data statistik sejauh ini, Dewa United sebenarnya tampil sangat dominan dengan penguasaan bola (ball possession) 58% dan sukses melepaskan 10 tembakan. Namun, efektivitas peluang (Expected Goals atau xG) mereka masih kalah dari tim tamu, yakni hanya 0.39 berbanding 0.53 milik Manila Digger yang bermain lebih klinis.
Ikuti Ihram.co.id
