— Perjuangan berat harus dilewati Juventus saat menjamu Galatasaray pada laga leg kedua. Skuad tuan rumah dituntut tampil sempurna demi membalikkan defisit agregat.

Saat ini Juventus tengah memimpin 1-0 di awal babak kedua. Sayangnya misi bangkit mereka kini dipastikan semakin sulit terwujud akibat adanya insiden kartu merah.

Asa Sempat Terbuka Lewat Penalti

Harapan publik tuan rumah sebenarnya sempat menyala terang pada babak pertama. Juventus berhasil membuka keunggulan krusial saat laga memasuki menit ke-37.

Gol pembuka tersebut dicetak oleh Manuel Locatelli melalui eksekusi tendangan penalti. Ia sukses menuntaskan tugasnya dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-0.

Hasil ini sedikit memangkas ketertinggalan agregat menjadi 3-5 usai Juventus kalah telak 2-5 pada leg pertama. Tuan rumah jelas butuh tambahan gol untuk bisa lolos.

Drama VAR dan Petaka Kartu Merah

Memasuki babak kedua, petaka justru menghampiri kubu Nyonya Tua. Bek Lloyd Kelly harus sudi diusir keluar lapangan usai diganjar kartu merah pada menit ke-49.

Wasit awalnya hanya memberikan kartu kuning atas kontak kasar yang dilakukan Kelly. Namun sang pengadil kemudian mengubah keputusannya usai meninjau tayangan VAR.

Bermain dengan sepuluh orang tentu menjadi pukulan sangat telak. Juventus kini harus bekerja ekstra keras dengan pemain seadanya untuk mengejar sisa defisit gol agregat.

Laga Berjalan Keras Sejak Awal

Pertandingan penentuan ini memang berjalan cukup keras sejak menit awal. Tingginya tensi tercermin dari banyaknya kartu kuning yang dikeluarkan wasit di paruh pertama.

Dari kubu tim tamu, Victor Osimhen dan Roland Sallai sudah lebih dulu mengantongi kartu kuning. Sementara dari kubu tuan rumah ada nama Kenan Yildiz yang juga dihukum.

Bahkan Carlo Pinsoglio yang masih duduk di bangku cadangan turut mendapat kartu kuning. Ia dihukum akibat perlakuan tidak sportif pada penghujung paruh pertama.