Ihram.co.id — Laga luar biasa di Turin mencapai puncaknya. Juventus yang bermain dengan sepuluh orang masih memimpin 3-2 atas Galatasaray, namun mereka kini tertinggal jauh secara agregat yakni 5-7.
Hingga menit ke-119, skor sementara menunjukkan keunggulan Juventus di leg kedua ini. Sayangnya skor tersebut belum cukup untuk meloloskan mereka karena efektivitas serangan balik tim tamu di babak tambahan.
Mimpi Buruk di Babak Perpanjangan Waktu
Keajaiban yang sempat dibangun Juventus pada waktu normal perlahan sirna di babak tambahan. Victor Osimhen sukses mencetak gol balasan krusial bagi Galatasaray pada masa tambahan waktu babak pertama perpanjangan waktu.
Gol Osimhen tersebut mengubah agregat menjadi 5-6 dan memberikan tekanan luar biasa bagi sepuluh pemain tuan rumah. Perjuangan Juventus semakin berat saat mereka dipaksa terus bertahan dari gempuran tim tamu.
Gol Baris Alper Yilmaz di Menit Akhir
Petaka bagi Nyonya Tua belum berakhir sampai di situ saja. Baris Alper Yilmaz sukses mencetak gol kedua bagi Galatasaray tepat pada menit ke-119 usai memanfaatkan umpan matang dari rekan setimnya.
Gol ini praktis memastikan keunggulan agregat tim tamu menjadi semakin lebar yakni selisih dua gol. Meskipun Juventus unggul 3-2 di laga ini, namun Galatasaray yang memastikan diri lolos ke babak 16 besar.
Perjuangan Sepuluh Pemain yang Luar Biasa
Patut diingat bahwa Juventus telah berjuang sangat keras sejak awal babak kedua. Mereka kehilangan Lloyd Kelly akibat kartu merah pada menit ke-48 namun tetap mampu unggul tiga gol di waktu normal.
Tiga gol pembuka asa tuan rumah tersebut dicetak oleh Manuel Locatelli, Federico Gatti, dan Weston McKennie. Namun stamina yang terkuras di babak tambahan benar-benar menjadi pembeda dalam laga yang sangat panas ini.
Ikuti Ihram.co.id
