Ihram.co.id — Pembalap Honda HRC Castrol, Joan Mir, tampil impresif pada sesi kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (4/2/2026). Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 56.874 detik, menunjukkan peningkatan performa dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, harus puas berada di posisi ke-14 dengan selisih waktu 1.512 detik dari Mir. Hasil ini menjadi catatan tersendiri bagi kedua pembalap di hari kedua pengujian jelang musim 2026.
Performa Joan Mir yang memimpin sesi kedua ini merupakan perbaikan signifikan dari catatan waktunya pada hari pertama tes pramusim. Pada hari pertama, Mir menempati posisi keenam. Peningkatan ini memberikan sinyal positif bagi tim Honda HRC menjelang kompetisi musim 2026. Di sisi lain, Marc Marquez yang sempat menjadi tercepat di hari pertama, mengalami penurunan posisi di sesi kedua ini. Meski demikian, Marquez memiliki rekam jejak untuk bangkit di sesi-sesi berikutnya, seperti yang ia tunjukkan pada hari pertama di mana ia sempat berada di posisi awal yang kurang memuaskan sebelum akhirnya menjadi yang tercepat.
Performa Dominan Joan Mir
Joan Mir menunjukkan konsistensi dan kecepatan yang luar biasa pada sesi kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang. Dengan waktu 1 menit 56.874 detik, ia berhasil mengungguli para pesaingnya. Posisi kedua ditempati oleh Franco Morbidelli dari tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team dengan selisih 0.109 detik, diikuti oleh rekan setimnya, Fabio Di Giannantonio, di posisi ketiga dengan selisih 0.175 detik. Keberhasilan Mir memimpin sesi ini menegaskan potensi Honda HRC di awal musim 2026.
Pembalap muda Pedro Acosta dari Red Bull KTM menempati posisi keempat, diikuti oleh Maverick Vinales dari Red Bull KTM Tech3 di posisi kelima. Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing melengkapi posisi enam besar. Hasil ini menunjukkan persaingan ketat yang diperkirakan akan terjadi di musim MotoGP 2026, dengan berbagai pabrikan menunjukkan performa yang menjanjikan.
Marc Marquez di Papan Tengah
Marc Marquez, yang menjadi sorotan utama setelah tampil tercepat di hari pertama tes pramusim, harus berjuang lebih keras di sesi kedua. Ia menempati posisi ke-14 dengan catatan waktu 1 menit 59.291 detik, terpaut 1.512 detik dari Joan Mir. Meskipun demikian, ini bukanlah akhir dari segalanya bagi Marquez. Pengalamannya di MotoGP menunjukkan bahwa ia mampu bangkit dari posisi yang kurang menguntungkan, seperti yang ia buktikan pada hari pertama tes di Sepang.
Pada hari pertama, Marquez sempat mengalami kesulitan di sesi awal sebelum akhirnya menjadi tercepat di penutupan tes. Hal ini menunjukkan bahwa potensi Marquez masih sangat besar dan ia masih memiliki waktu untuk memperbaiki performanya di sisa sesi tes pramusim. Dukungan dari tim Ducati Lenovo diharapkan dapat membantunya menemukan kembali ritme balap terbaiknya.
Hasil Lengkap Tes Pramusim MotoGP 2026 Hari Kedua Sesi 2 Sepang:
- 1. Joan Mir (Honda HRC Castrol): 1:56.874s
- 2. Franco Morbidelli (Pertamina VR46 Ducati): +0.109s
- 3. Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati): +0.175s
- 4. Pedro Acosta (Red Bull KTM): +0.242s
- 5. Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3): +0.252s
- 6. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing): +0.267s
- 7. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia): +0.400s
- 8. Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo): +0.428s
- 9. Ai Ogura (Trackhouse Aprilia): +0.502s
- 10. Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3): 0.676s
- 11. Luca Marini (Honda HRC Castrol): +0.691s
- 12. Brad Binder (Red Bull KTM): +0.879s
- 13. Johann Zarco (Castrol Honda LCR): +1.472s
- 14. Marc Marquez (Ducati Lenovo): +1.512s
- 15. Lorenzo Savadori (Aprilia Test Rider): +1.692s
- 16. Diogo Moreira (Pro Honda LCR): +1.697s
- 17. Alex Marquez (BK8 Gresini Ducati): +1.713s
Catatan Penting dari Tes Pramusim
Tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang ini tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi para pembalap, tetapi juga momen krusial bagi tim untuk menguji coba komponen baru dan menyempurnakan setelan motor. Keterlambatan tim Yamaha dalam mengikuti sesi tes pramusim hari kedua karena adanya masalah teknis pada mesin V4 mereka menjadi salah satu catatan penting.
Tim Yamaha memutuskan untuk menahan pembalap mereka agar tidak mengikuti tes sampai investigasi teknis selesai. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keandalan teknis dalam balapan motor kelas dunia.
Selain itu, insiden yang dialami Fabio Quartararo pada hari pertama, yang menyebabkan ia harus pulang lebih awal karena patah jari tangan, juga menjadi perhatian. Cedera ini tentu menjadi pukulan bagi Yamaha yang tengah berupaya bangkit di musim 2026.
Ikuti Ihram.co.id
