Ihram.co.id — Bek Tim Nasional Indonesia, Rizky Ridho, menyatakan keyakinan penuhnya bahwa Skuad Garuda akan berhasil meraih gelar juara Piala AFF 2026.
Pernyataan optimisme ini disampaikan Ridho menyusul hasil undian fase grup yang menempatkan Indonesia di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang kualifikasi antara Timor Leste dan Brunei Darussalam. Undian fase grup Piala AFF 2026 telah digelar di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.
Ridho mengakui bahwa Grup A bukanlah grup yang mudah, namun ia menegaskan tekad kuat tim Merah Putih untuk mengakhiri penantian panjang gelar juara di turnamen sepak bola Asia Tenggara tersebut.
“Ini bukan tantangan yang mudah. Tapi kami akan berusaha lebih keras lagi untuk mewujudkan apa yang sudah kami harapkan dan yang masyarakat Indonesia nanti-nantikan,” ujar Ridho, seperti dikutip dari Harian Disway.
Pemain Persija Jakarta berusia 24 tahun itu menekankan bahwa target Indonesia di Piala AFF 2026 sangat jelas, yakni meraih gelar juara. Menurutnya, catatan Indonesia yang telah enam kali menjadi runner-up justru harus menjadi motivasi tambahan, bukan beban.
“Karena cuma enam kali kita jadi runner-up. Insya Allah, dengan pelatih baru, kita bisa mendapatkan juara,” kata Ridho. Ia pun menegaskan ambisi maksimal tim Garuda hingga fase gugur. “Harus sampai final dan harus juara, insya Allah,” imbuhnya.
Piala AFF 2026, yang juga dikenal sebagai ASEAN Championship atau ASEAN Hyundai Cup 2026, dijadwalkan akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sebuah fakta yang berpotensi menimbulkan kendala dalam pemanggilan pemain yang berkarier di luar negeri karena klub tidak memiliki kewajiban untuk melepas mereka.
Meski demikian, Ridho tetap optimistis terhadap kualitas skuad yang ada. Ia menyatakan bahwa siapa pun pemain yang akan dipanggil untuk membela Timnas Indonesia pasti akan memberikan penampilan terbaik.
“Siapa pun yang dipanggil, pasti akan selalu menampilkan yang terbaik untuk Indonesia,” tegasnya. Ridho juga menambahkan bahwa masih ada kemungkinan bagi pemain abroad untuk bergabung, dengan tujuan akhir yang sama: “Yang pasti, tujuannya satu, yaitu mendapatkan trofi.”
Kehadiran pelatih baru, John Herdman, yang resmi diperkenalkan pada 13 Januari 2026, juga menjadi harapan baru bagi Rizky Ridho. Ridho berharap Herdman dapat membawa tuah positif untuk mengakhiri puasa gelar Indonesia di ajang ini. Herdman sendiri, meski antusias, tidak ingin jumawa dan mengakui bahwa Grup A yang dihuni Vietnam adalah tantangan berat. “Saya tidak tahu apakah kita akan menang melawan Vietnam, saya rasa mereka tim yang tangguh. Tidak ada undian yang mudah, Grup A atau B di sini,” ujarnya.
Di sisi lain, respons dari tim nasional lain menunjukkan bahwa Indonesia kini dipandang sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan. Pelatih Thailand, misalnya, dilaporkan merasa “bersyukur tak bertemu Timnas Indonesia” di grup mereka, mengindikasikan bahwa Skuad Garuda adalah lawan yang dihindari.
Sementara itu, pelatih Singapura, Gavin Lee, memuji perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dan menyebut Indonesia sebagai “lawan yang relevan” untuk menguji kekuatan timnya. Lee juga mengapresiasi keputusan PSSI merekrut John Herdman, menyebutnya sebagai “rekrutan yang fantastis”.
Dalam fase grup, Timnas Indonesia akan melakoni dua laga kandang dan dua laga tandang. Pertandingan krusial melawan Vietnam dijadwalkan akan digelar di markas sendiri, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada 3 Agustus 2026. Laga kandang lainnya akan mempertemukan Indonesia dengan Kamboja.
Dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi, Rizky Ridho dan Timnas Indonesia bertekad untuk membuktikan bahwa mereka siap menorehkan sejarah baru dengan meraih gelar juara Piala AFF 2026.
Ikuti Ihram.co.id
