Ihram.co.id — MotoGP Brasil 2026 langsung menghadapi kendala sejak hari pertama setelah hujan deras mengguyur Sirkuit Goiania pada Jumat pagi. Kondisi lintasan yang belum sepenuhnya siap memaksa penyelenggara menunda sesi latihan pembuka sekaligus merombak jadwal secara signifikan.
Balapan ini menandai kembalinya MotoGP ke Brasil sejak 2004, sementara Sirkuit Goiania terakhir kali digunakan untuk grand prix motor pada 1989.
Baca Juga: Bagnaia Waspadai Hujan di MotoGP Brasil, Sebut Kondisi Trek Bisa Berbahaya
Trek Belum Siap, Sesi Dibuka Terlambat
Hujan lebat yang turun sejak pagi memperburuk kondisi lintasan yang sebelumnya sempat terendam banjir awal pekan. Beberapa bagian trek masih dipenuhi kotoran dan lumpur, sehingga membutuhkan pembersihan tambahan sebelum aman digunakan.
FIM melalui Safety Officer, Bartolome Alfonso, memastikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama sebelum sesi dimulai.
“Kami masih bekerja di beberapa tikungan di lintasan. Kondisi terus membaik dan kami berharap segera bisa membuka pit lane,” ujarnya.
Akibatnya, sesi latihan bebas pertama Moto3 yang dijadwalkan sebagai pembuka harus ditunda.
Jadwal Jumat Dirombak Total
Setelah penundaan, penyelenggara merilis jadwal baru dengan perubahan waktu di seluruh kelas. Berikut jadwal yang telah disesuaikan ke Waktu Indonesia Barat (WIB):
- Moto3 FP1: pukul 20.00 WIB
- Moto2 FP1: pukul 21.00 – 21.50 WIB
- MotoGP FP1: pukul 22.05 – 23.05 WIB
Sesi sore (waktu Brasil) atau malam hari di Indonesia:
- Moto3 Practice: pukul 00.15 – 00.50 WIB
- Moto2 Practice: pukul 01.05 – 01.55 WIB
- MotoGP Practice (penentuan Q2): pukul 02.00 – 03.00 WIB
Perubahan ini membuat rencana awal sesi tambahan berdurasi panjang harus dibatalkan.
Pengumpulan Data Terhambat
MotoGP sebelumnya dijadwalkan menjalani sesi latihan lebih lama, termasuk sesi sore berdurasi 75 menit, untuk membantu tim dan pembalap mengumpulkan data di lintasan baru.
Namun, kondisi cuaca membuat kesempatan tersebut menjadi terbatas. Tim kini harus memaksimalkan waktu yang ada untuk memahami karakter sirkuit serta penggunaan ban dari Michelin.
Peluang Kejutan di Trek Basah
Kondisi lintasan yang basah berpotensi mengubah peta persaingan. Tim yang biasanya kesulitan di kondisi kering bisa memanfaatkan situasi ini untuk tampil lebih kompetitif.
Yamaha Factory Racing yang masih beradaptasi dengan mesin V4 berpeluang tampil lebih baik, sementara rookie seperti Toprak Razgatlioglu dan pembalap tuan rumah Diogo Moreira bisa mencuri perhatian dalam perebutan tiket langsung ke Q2.
Baca Juga: MotoGP Brasil 2026: Banjir Surut, Kondisi Sirkuit Goiania Dinilai Punya Grip Tinggi Tapi Menipu
Dengan cuaca yang masih sulit diprediksi, hari pertama MotoGP Brasil 2026 dipastikan berlangsung dinamis dan penuh ketidakpastian bagi seluruh tim dan pembalap.
Ikuti Ihram.co.id
