Xiaomi resmi menggulirkan HyperOS 3.1 versi stabil untuk sejumlah perangkat flagship terbarunya. Pembaruan berbasis Android 16 ini mulai tersedia di pasar Tiongkok dan akan menyusul secara global sepanjang Maret secara bertahap.
Rilis ini menandai berakhirnya fase beta yang dimulai sejak Januari. Xiaomi menyebut, versi stabil hadir dengan optimalisasi arsitektur sistem, peningkatan kelancaran antarmuka, serta perbaikan sejumlah bug krusial yang sebelumnya ditemukan pada tahap pengujian.
Baca Juga: Xiaomi HyperOS 3.1 Rilis Maret 2026, Fase Beta Kedua Segera Berakhir
Gelombang pertama HyperOS 3.1 stabil diberikan kepada lini flagship terbaru, yaitu:
- Xiaomi 17 – versi 3.0.301.0.WPCCNXM
- Xiaomi 17 Pro – versi 3.0.301.0.WBLCNXM
- Xiaomi 17 Pro Max – versi 3.0.301.0.WPBCNXM
- REDMI K90 Pro Max – versi 3.0.301.0.WPMCNXM
Xiaomi menegaskan hanya perangkat yang kompatibel dengan Android 16 yang akan menerima pembaruan ini. Artinya, tidak semua model lama otomatis kebagian update.
Optimalisasi Sistem dan Performa Lebih Mulus
Dalam changelog resmi, Xiaomi mengklaim telah mengoptimalkan arsitektur inti sistem untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi daya. Sejumlah perbaikan utama meliputi:
- Optimalisasi tampilan gesture navigation agar lebih presisi di berbagai skenario.
- Perbaikan crash saat berbagi file melalui system sharing.
- Pembenahan bug pada fitur berbagi catatan tulisan tangan.
- Perbaikan tampilan lokasi yang sebelumnya tidak akurat.
- Mengatasi layar hitam yang muncul sesekali setelah reset pabrik.
- Perbaikan kegagalan upload file di aplikasi pihak ketiga.
- Penyempurnaan fitur App Clone, termasuk enkripsi file privat.
- Perbaikan pembacaan kartu SIM dalam kondisi tertentu.
- Optimalisasi koneksi perangkat audio seperti AirPods.
- Perbaikan pembukaan file di mode dual-app.
Langkah ini diklaim membuat pengalaman penggunaan sehari-hari terasa lebih responsif, terutama dalam multitasking dan perpindahan aplikasi.
Fitur Baru: Multitasking Lebih Rapi
Pada sisi launcher, Xiaomi menambahkan dukungan stacking recent tasks. Fitur ini memungkinkan tampilan aplikasi terbaru ditumpuk secara visual sehingga terlihat lebih modern dan memudahkan navigasi.
Sementara itu, Smart Assistant juga mendapat perbaikan lag pada halaman Negative Screen yang sebelumnya dikeluhkan sebagian pengguna.
Aplikasi Gallery dan Weather Ditulis Ulang
Menariknya, aplikasi Gallery dan Weather kini dibangun ulang menggunakan bahasa pemrograman Rust. Pendekatan ini disebut mampu meningkatkan stabilitas, keamanan, serta performa aplikasi dalam jangka panjang.
- Gallery: animasi lebih halus dan respons lebih cepat saat membuka foto.
- Weather: perbaikan bug aplikasi tidak responsif di kondisi tertentu.
Selain itu, Xiaomi juga memperbaiki tampilan ikon jaringan di status bar yang sebelumnya mengalami anomali pada beberapa skenario penggunaan.
Xiaomi mengingatkan bahwa pembaruan ini akan mengonversi sistem dari versi beta ke versi resmi. Beberapa fitur eksperimental di versi beta kemungkinan tidak lagi tersedia setelah pembaruan dilakukan.
Pengguna disarankan mencadangkan data penting sebelum melakukan update untuk menghindari risiko kehilangan data yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Xiaomi HyperOS 3.1 Siap Dirilis, Ini Fitur dan Daftar Perangkat yang Kebagian
Setelah debut di Tiongkok, Xiaomi memastikan HyperOS 3.1 versi stabil akan digulirkan secara global mulai Maret secara bertahap, tergantung wilayah dan model perangkat.
Sejak menggantikan MIUI, HyperOS diposisikan sebagai sistem operasi terpadu yang dirancang untuk mendukung ekosistem perangkat Xiaomi secara luas, mulai dari smartphone hingga perangkat IoT.
Dengan HyperOS 3.1 berbasis Android 16, Xiaomi mempertegas komitmennya menghadirkan sistem yang lebih cepat, stabil, dan aman bagi pengguna flagship terbarunya.
Ikuti Ihram.co.id
