Xiaomi memastikan HyperOS 3.1 akan resmi dirilis pada Maret 2026 setelah fase beta tahap kedua mendekati batas akhir pendaftaran. Perusahaan menutup registrasi program pengujian publik di China pada 6 Maret pukul 24.00 waktu setempat, menandai tahapan final sebelum distribusi versi stabil dimulai.
Pengujian internal stable beta telah dimulai lebih dulu dan saat ini memasuki proses evaluasi akhir. Jika tidak ditemukan kendala signifikan, build yang sama akan dilepas ke penguji publik sebelum akhirnya digulirkan secara luas sebagai pembaruan resmi.
Baca Juga: Xiaomi HyperOS 3.1 Siap Dirilis, Ini Fitur dan Daftar Perangkat yang Kebagian
Tahap Akhir Pengujian Sistem
HyperOS pertama kali diperkenalkan Xiaomi pada Oktober 2023 sebagai sistem operasi pengganti MIUI. Sistem ini dikembangkan dengan arsitektur baru yang lebih ringan, memanfaatkan Android Open Source Project serta integrasi dengan Xiaomi Vela untuk mendukung ekosistem perangkat pintar.
HyperOS 3.1 diperkirakan tetap berbasis Android 15 untuk perangkat flagship terbaru. Fokus pembaruan kali ini bukan hanya pada penambahan fitur, tetapi juga pada penyempurnaan stabilitas, optimalisasi manajemen memori, serta peningkatan efisiensi daya.
Fase beta kedua berfungsi sebagai tahap validasi akhir. Xiaomi mengumpulkan umpan balik dari pengguna terdaftar guna mengidentifikasi bug tersembunyi, masalah kompatibilitas aplikasi, serta potensi gangguan performa sebelum peluncuran publik.
Perangkat Flagship Jadi Prioritas
Program beta HyperOS 3 tahap kedua mencakup berbagai perangkat premium Xiaomi, termasuk lini flagship generasi terbaru, perangkat foldable, seri performa REDMI K, serta tablet Xiaomi Pad.
Strategi ini sejalan dengan kebijakan Xiaomi yang biasanya memprioritaskan perangkat kelas atas untuk menerima pembaruan besar lebih dulu sebelum diperluas ke model lain. Setelah rilis di China, distribusi global umumnya menyusul dalam beberapa pekan, tergantung kesiapan firmware regional.
Langkah tersebut juga mempertegas komitmen Xiaomi dalam memberikan dukungan software multi-generasi, terutama pada lini flagship yang masih berada dalam masa dukungan resmi.
Fokus Optimalisasi dan AI
HyperOS 3.1 diproyeksikan membawa peningkatan pada animasi sistem, transisi antarmuka yang lebih halus, serta respons multitasking yang lebih stabil. Optimalisasi konsumsi daya juga menjadi perhatian utama, mengingat tuntutan efisiensi pada chipset generasi terbaru berbasis fabrikasi kecil.
Selain itu, Xiaomi terus memperluas integrasi kecerdasan buatan dalam sistem. Peningkatan AI Search, pengolahan gambar di galeri, fitur produktivitas berbasis AI, hingga optimalisasi pengenalan suara diperkirakan menjadi bagian dari pembaruan ini.
Sejak beralih dari MIUI ke HyperOS, Xiaomi memang menekankan integrasi lintas perangkat sebagai nilai jual utama. Smartphone, tablet, wearable, dan perangkat rumah pintar dirancang bekerja dalam satu ekosistem terpadu dengan konektivitas lebih cepat dan stabil.
Rilis Stabil Dimulai Bulan Ini
Dengan penutupan fase beta kedua pada awal Maret, Xiaomi berada di tahap akhir sebelum rilis resmi HyperOS 3.1. Jika proses validasi berjalan lancar, distribusi versi stabil akan dimulai secara bertahap di China dalam bulan ini.
Pasar global biasanya mengikuti setelah versi domestik dinyatakan stabil. Pengguna disarankan memantau pembaruan melalui menu pengaturan perangkat masing-masing.
Baca Juga: Xiaomi HyperOS 3.1 Hadir dengan Fitur iOS Bridge untuk Integrasi Android-iOS di MWC 2026
Peluncuran HyperOS 3.1 pada Maret 2026 menjadi langkah lanjutan Xiaomi dalam memperkuat fondasi sistem operasinya, sekaligus menjaga daya saing di tengah persaingan ketat ekosistem Android.
Ikuti Ihram.co.id
