Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Pada sesi I, IHSG turun 28,84 poin atau 0,46% ke posisi 6.191,89, bergerak di kisaran 6.146–6.197.

Meski indeks utama merah, terdapat lima saham yang justru mengalami lonjakan signifikan dan masuk daftar top gainers, termasuk satu saham yang menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Data Perdagangan Awal

Di menit-menit awal perdagangan tercatat 632,49 juta saham berpindah tangan dengan nilai perdagangan sebesar Rp 446,45 miliar dan frekuensi 68.014 kali transaksi.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 195 tercatat menguat, 234 melemah, dan 205 stagnan.

Analisis Teknikal dan Rekomendasi

Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG melemah pada perdagangan hari ini dengan rentang pergerakan antara support 6.162 dan resistance 6.264. Di pasar regional, indeks saham mayoritas menguat pada pagi ini, dengan Nikkei 225 naik 1,31% dan Kospi naik 1,04%.

“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan,”

Dalam catatan teknikalnya, Reliance Sekuritas menyebut candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih berada di atas MA5 dan MA20, sementara indikator Stochastic menunjukkan kemungkinan dead cross di area overbought. Perusahaan sekuritas tersebut merekomendasikan saham pilihan hari ini: INCO, TINS, SCMA, dan BULL.

Top Gainers

  • PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) melonjak 24,22% ke Rp 1.385 dan menyentuh batas auto rejection atas (ARA).
  • PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) naik 16,00% ke Rp 116.
  • PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melesat 13,28% ke Rp 2.730.
  • PT SLJ Global Tbk (SULI) meningkat 12,99% ke Rp 87.
  • PT PP Presisi Tbk (PPRE) bertambah 12,63% ke Rp 107.