Timnas Futsal Indonesia memastikan diri melangkah ke babak perempat final Piala Asia Futsal (AFC Futsal Asian Cup). Kepastian ini didapat setelah skuad Garuda sukses menumbangkan Kirgistan melalui pertarungan sengit yang berakhir dengan skor 5-3 dalam laga pamungkas fase grup.
Jalannya Pertandingan: Drama 8 Gol
Laga penentuan ini berlangsung dengan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Menghadapi Kirgistan yang bermain disiplin, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan. Pertandingan berjalan ketat dengan aksi jual beli serangan yang silih berganti.
Para pemain Indonesia tampil agresif menekan pertahanan lawan, namun Kirgistan sempat memberikan perlawanan sengit yang membuat lini belakang Garuda bekerja keras. Terjadi drama kejar-mengejar angka yang menegangkan, namun efektivitas transisi dan penyelesaian akhir yang matang menjadi pembeda. Indonesia berhasil menyudahi perlawanan alot Kirgistan dengan skor akhir 5-3, menutup laga dengan kemenangan vital.
Tiket Perempat Final dalam Genggaman
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan kunci pembuka gerbang ke fase gugur. Dengan hasil ini, Indonesia secara resmi mengamankan tiket ke babak perempat final (8 besar). Capaian ini menjaga asa Merah Putih untuk terus melaju lebih jauh di kompetisi futsal paling bergengsi di Asia tersebut.
Rahasia Mentalitas “Nothing to Lose”
Di balik kemenangan krusial ini, faktor mentalitas menjadi sorotan utama. Kapten Timnas Futsal Indonesia, Iqbal Iskandar, membeberkan kunci permainan spartan yang ditunjukkan rekan-rekannya di lapangan.
Menurut Iqbal, status Indonesia yang belum pernah mencicipi gelar juara Asia justru menjadi kekuatan tersendiri. Hal ini membuat para pemain tampil lepas tanpa beban berlebihan, namun tetap dengan semangat juang tinggi.
“Dari awal kita bermain seperti nothing to lose ya, karena belum pernah juara AFC juga, jadi kita tidak khawatir kehilangan apapun,” ungkap Iqbal Iskandar pasca pertandingan.
Mentalitas tanpa beban inilah yang memicu Iqbal dan kawan-kawan untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik mereka tanpa rasa takut.
“Jadi ya kita main total, main all-out, nothing to lose, face-to-face saja dengan lawan. Bermain dengan karakter, compete (bersaing), pantang menyerah, dan dengan intensitas yang tinggi,” tegas sang kapten menutup pernyataannya.
Kini, dengan semangat nothing to lose yang masih membara, Timnas Indonesia bersiap menatap tantangan yang lebih berat di babak perempat final demi mencetak sejarah baru di kancah Asia.
Ikuti Ihram.co.id
