Inter Milan memetik kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Udinese, Dacia Arena, dalam lanjutan Liga Italia, Sabtu (18/1/2025). Gol tunggal Lautaro Martinez memastikan Si Ular tetap kokoh di puncak klasemen Serie A.

Dominasi Awal dan Gol Lautaro Martinez

Inter membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui aksi Lautaro Martinez. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berlangsung sengit di kandang Zebra Kecil.

Kemenangan ini membuat Inter mengoleksi 49 poin. Mereka kini unggul enam angka dari rival sekota, AC Milan, yang membuntuti di posisi kedua klasemen sementara.

Pertahanan Solid di Menit Akhir

Tuan rumah Udinese memberikan tekanan hebat pada menit-menit akhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan. Namun, lini belakang Inter tampil disiplin menahan gempuran tersebut.

Pelatih Inter, Cristian Chivu, memberikan apresiasi khusus terhadap kinerja sektor pertahanan timnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik, baik saat melakukan tekanan tinggi maupun bertahan total.

“Seluruh tim bekerja sangat baik dalam melindungi pertahanan akhir-akhir ini, dimulai dengan tekanan tinggi, atau ketika dibutuhkan bertahan lebih dalam. Kami benar-benar ingin melanjutkan proyek ini, menjadi kompetitif dan melanjutkan musim yang tidak buruk ini,” ujar Chivu dikutip dari Football Italia.

Eksperimen Manuel Akanji

Dalam upaya mempertahankan keunggulan, Chivu melakukan eksperimen dengan menempatkan bek tengah Manuel Akanji sebagai gelandang bertahan. Langkah ini terbukti efektif menyaring serangan Udinese sebelum mencapai kotak penalti.

Chivu menjelaskan bahwa struktur fisik Akanji menjadi faktor kunci dalam peran tersebut. Menurutnya, kemampuan fisik Akanji sangat dibutuhkan untuk bertarung di sisa waktu pertandingan.

“Ketika saya masih menjadi pemain, saya juga terkadang bermain di depan pertahanan. Sayangnya, saya tidak memiliki struktur fisik seperti Akanji. Mungkin saya memiliki kualitas yang lebih baik, tetapi dalam lima menit terakhir itu, Anda perlu berjuang keras,” jelas Chivu.