Ihram.co.id — Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan keyakinan penuh bahwa timnya mampu membalikkan ketertinggalan dua gol dari Bodo/Glimt pada leg kedua play-off Liga Champions. Inter Milan harus meraih kemenangan lebih dari dua gol untuk lolos ke babak 16 besar setelah kalah 3-1 di leg pertama yang berlangsung di Norwegia.
Chivu menegaskan bahwa Inter Milan memiliki kapasitas untuk membalikkan keadaan. “Kami tidak punya kewajiban, hanya tugas. Yang perlu kami lakukan adalah keluar ke lapangan dan melakukan apa yang kami tahu bisa kami lakukan,” ujar Chivu dalam konferensi pers menjelang pertandingan, dikutip dari Flashscore.com.
Ia menambahkan, “Kami harus keluar dengan kesadaran bahwa jika ada tim yang bisa membalikkan ini, itu adalah kami. Kami tidak boleh kehilangan keyakinan pada diri sendiri atau kepercayaan diri.”
Optimisme di Tengah Tekanan
Meskipun tertinggal agregat 3-1, Chivu berupaya menanamkan rasa percaya diri kepada para pemainnya. Ia menekankan pentingnya menampilkan performa terbaik untuk membalikkan hasil leg pertama. “Jika kami ingin memiliki peluang lolos dari babak play-off, kami harus menjadi versi terbaik dari diri kami sendiri,” katanya.
Inter Milan akan menjamu Bodo/Glimt di Stadion San Siro. Kehadiran pendukung tuan rumah diharapkan dapat memberikan dorongan tambahan bagi skuad Nerazzurri. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Inter untuk tetap bertahan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Tantangan Lapangan Sintetis dan Absensi Pemain
Pada leg pertama, Inter Milan dilaporkan kesulitan bermain di lapangan sintetis markas Bodo/Glimt. Chivu mengakui bahwa kondisi lapangan tersebut menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan timnya, meskipun ia menegaskan itu bukan satu-satunya alasan kekalahan. Bodo/Glimt, yang terbiasa bermain di lapangan sintetis, berhasil memanfaatkan keunggulan tersebut untuk meraih kemenangan 3-1.
Selain itu, Inter Milan juga dipastikan tidak akan diperkuat kapten Lautaro Martinez yang absen karena akumulasi kartu. Sementara itu, kondisi gelandang kunci Hakan Calhanoglu yang sempat mengalami cedera otot masih belum pasti. Chivu belum memberikan pembaruan mengenai ketersediaan Calhanoglu untuk pertandingan ini.
Namun, kabar baik datang dari Denzel Dumfries yang dikabarkan akan segera kembali bergabung dengan latihan tim, dan Calhanoglu juga menunjukkan perkembangan positif dalam pemulihannya.
Sejarah dan Potensi Comeback Bodo/Glimt
Bodo/Glimt sendiri telah menunjukkan performa yang luar biasa di Liga Champions musim ini. Klub asal Norwegia ini berhasil melaju ke fase gugur dengan kemenangan mengejutkan atas tim-tim besar seperti Manchester City dan Atletico Madrid di fase grup. Hal ini menunjukkan bahwa Bodo/Glimt bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata oleh Inter Milan.
Chivu menyadari ancaman yang dihadirkan oleh Bodo/Glimt. “Bodo/Glimt telah membuktikan diri, di fase pertama, mereka menjadi ancaman bagi klub-klub besar, baik di kandang maupun tandang,” ujar Chivu. Ia juga mengingatkan timnya untuk memperhatikan detail, termasuk adaptasi dengan lapangan sintetis yang bisa menjadi faktor penentu.
Strategi dan Harapan untuk Leg Kedua
Chivu menekankan pentingnya keseimbangan dalam permainan timnya. “Kami tidak bisa berada di bawah tekanan untuk mencetak dua atau tiga gol; kami perlu memahami momen-momennya. Kami adalah tim yang mampu membalikkan hasil negatif, tetapi kami perlu menjaga keseimbangan kami karena Bodo berbahaya dalam transisi,” jelas Chivu.
Ia juga menyatakan kesiapan timnya untuk bermain hingga 120 menit, termasuk kemungkinan adu penalti jika diperlukan.
Pertandingan leg kedua antara Inter Milan dan Bodo/Glimt dijadwalkan akan berlangsung di Giuseppe Meazza. Inter Milan bertekad untuk memanfaatkan dukungan penuh dari para penggemar mereka demi meraih kemenangan dan memastikan langkah mereka ke babak berikutnya di Liga Champions.
Ikuti Ihram.co.id
