Investor asing terus memburu saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dalam beberapa perdagangan terakhir. Pada Senin, 15 Juni 2026, aksi beli asing tercatat menghasilkan net buy sebesar Rp 9,39 miliar.

Periode 5–15 Juni 2026 mencatat arus beli asing berturut-turut pada saham perusahaan rokok tersebut, dengan akumulasi net buy mencapai Rp 36,88 miliar.

Di pasar, harga saham GGRM pada 15 Juni ditutup naik 5,17% menjadi Rp 15.775 per saham. Dalam sepekan terakhir, imbal hasil tercatat naik 9,55%, namun jika dihitung selama sebulan terakhir, saham ini justru turun 8,42%.

Beberapa rasio valuasi saham menunjukkan tingkat keterjangkauan. Price to book value (PBV) tercatat 0,47 kali, menandakan harga pasar lebih rendah dibanding nilai bukunya. Sementara price earning ratio (PER) berada di angka 4,93 kali (annualized), mengacu pada data aplikasi Stockbit Sekuritas.

Nilai kapitalisasi pasar atau market cap emiten ini tercatat Rp 30,35 triliun.

Dari sisi rekomendasi, Mandiri Sekuritas dalam laporan Equity Valuation per 15 Juni merekomendasikan beli (buy) untuk GGRM dengan target harga Rp 19.100 per saham.