Ihram.co.id — Jakarta Popsivo Polwan kembali gagal bangkit di putaran pertama Proliga 2026. Tim yang pernah tiga kali meraih gelar juara ini justru semakin tertekan setelah menelan kekalahan telak dari Jakarta Electric PLN Mobile.
Bermain di Gelanggang Olahraga Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Jumat (30/1/2026) sore, Popsivo harus menyerah tanpa perlawanan berarti. Mereka dipukul 0-3 oleh PLN dalam laga ke-30 Proliga 2026, hasil yang memperpanjang catatan buruk Popsivo di fase awal kompetisi.
Popsivo Terpuruk, Kekalahan Demi Kekalahan
Jakarta Popsivo Polwan kalah straight set dengan skor 23-25, 19-25, dan 12-25. Kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun dan menempatkan Popsivo di posisi keenam dari tujuh tim putri pada klasemen sementara.
Dari enam pertandingan di putaran pertama, Popsivo hanya mampu meraih dua kemenangan dan menderita empat kekalahan. Bahkan, kekalahan dari PLN menjadi kekalahan ketiga mereka dengan skor 0-3, setelah sebelumnya juga takluk dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia serta Jakarta Pertamina Enduro.
Dua kemenangan Popsivo sejauh ini diraih saat menghadapi Medan Falcons (3-0) dan Bandung BJB Tandamata (3-1). Sementara satu kekalahan lainnya terjadi saat menghadapi Jakarta Livin Mandiri dengan skor 1-3.
Performa Impresif Jakarta Electric PLN
Berbanding terbalik dengan Popsivo, Jakarta Electric PLN Mobile justru tampil solid sepanjang putaran pertama. Kemenangan atas Popsivo membuat tim asuhan Chamnan Dokmai kini mengoleksi empat kemenangan dan dua kekalahan.
PLN sebelumnya juga meraih kemenangan atas Jakarta Livin Mandiri (3-0), Bandung BJB Tandamata (3-2), serta Medan Falcons (3-2). Adapun dua kekalahan mereka terjadi saat berhadapan dengan Jakarta Pertamina Enduro (2-3) dan Gresik Phonska (1-3).
Duel Penyerang Asing yang Tak Seimbang
Di hadapan lebih dari 800 penonton, Popsivo sebenarnya mendapat kontribusi signifikan dari dua pemain asingnya, Yonkaira Isabel dan Bethania De La Cruz. De La Cruz mencatatkan 14 poin, terdiri dari 10 poin serangan dan empat service ace. Sementara Yonkaira menyumbang sembilan poin.
Namun, performa keduanya belum cukup untuk membendung agresivitas PLN. Tambahan poin dari Azzahra “Gendis” Febyane dan Arsella Nuari masing-masing empat angka juga gagal mengubah arah pertandingan.
Sebaliknya, PLN tampil dominan lewat trio penyerang andalan. Poppy Aulia menjadi pencetak poin terbanyak dengan 18 angka, disusul Neriman Ozsoy dengan 16 poin dan Ersandrina Devega dengan 13 poin.
Evaluasi Pelatih dan Pemain
Asisten Pelatih PLN, Alim Suseno, mengaku puas dengan performa anak asuhnya, terutama dalam aspek penerimaan servis. Menurutnya, minimnya kesalahan receive membuat strategi tim berjalan maksimal.
Kapten PLN, Agustin Wulandari, menambahkan bahwa absennya opposite hitter Celeste Elle Plak karena kondisi fisik tidak mengurangi kekuatan tim. Kekompakan dan disiplin strategi menjadi kunci kemenangan telak atas Popsivo.
Di sisi lain, Kapten Popsivo Amalia Fajrina mengakui timnya tampil di bawah performa terbaik. Ia menyebut penurunan performa terjadi sejak set kedua, termasuk dari para pemain asing.
Penutupan Putaran Pertama dan Laga Lain
GOR Tri Dharma Gresik menjadi lokasi penutupan putaran pertama Proliga 2026 yang berlangsung hingga 1 Februari. Putaran kedua dijadwalkan bergulir pada 5–8 Februari 2026 di GOR Ken Arok, Malang.
Pada laga lainnya, Medan Falcons kembali menelan kekalahan telak setelah dibungkam Jakarta Pertamina Enduro 0-3 (9-25, 18-25, 20-25). Hasil ini membuat Falcons belum meraih satu pun kemenangan dari enam laga.
Sementara itu, kemenangan tersebut membawa Pertamina naik ke peringkat kedua klasemen dengan koleksi 12 poin, menjaga persaingan papan atas Proliga Putri 2026 tetap sengit.
Ikuti Ihram.co.id
