PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp120,9 triliun sepanjang Januari–Mei 2026. Realisasi itu mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta koperasi (UMKM-K) di berbagai daerah.
Data perusahaan menunjukkan penjaminan tersebut menjangkau 1.764.677 pelaku usaha. Aktivitas usaha yang dijamin turut menyerap tenaga kerja sebanyak 4.930.344 orang di berbagai sektor ekonomi.
Peran Penjaminan untuk UMKM
Jamkrindo menyediakan beragam produk penjaminan untuk kebutuhan pelaku usaha, termasuk penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kredit mikro, kredit umum, kredit konstruksi, serta produk suretyship dan penjaminan lain.
Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Akhmad Albaasithu, menyatakan angka per Mei 2026 mencerminkan konsistensi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan bagi UMKM-K.
“Jamkrindo terus berupaya menjadi mitra strategis dalam memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku UMKM-K di seluruh Indonesia. Volume penjaminan yang mencapai Rp120,9 triliun hingga Mei 2026 menunjukkan komitmen kami dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja yang lebih luas. Ke depan, Jamkrindo akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan,”
Perusahaan menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan layanan penjaminan yang andal dan inovatif agar akses kredit dari lembaga keuangan formal semakin mudah diperoleh oleh pelaku usaha.
Sebagai bagian dari holding Indonesia Financial Group (IFG), Jamkrindo menyatakan akan mempertahankan layanan yang profesional dan berorientasi pada penciptaan nilai bagi masyarakat serta perekonomian nasional.
Ikuti Ihram.co.id
