— Liverpool dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal untuk mendatangkan bek tengah muda sensasional dari Rennes, Jeremy Jacquet, dalam sebuah transfer yang diperkirakan bernilai hingga £60 juta (sekitar Rp1,18 triliun). Kesepakatan ini sekaligus menyalip minat dari klub rival, Chelsea, yang juga telah lama mengincar pemain berusia 20 tahun tersebut.

Menurut laporan dari Sky Sports, kesepakatan verbal ini mencakup biaya tetap sebesar £55 juta dengan tambahan £5 juta dalam bentuk klausul performa. Jacquet dijadwalkan akan menjalani tes medis di Anfield pada Hari Bursa Transfer. Keputusan Jacquet untuk memilih Liverpool disebut-sebut dipengaruhi oleh situasi di Chelsea, di mana kepulangan Mamadou Sarr dan tetap bertahannya Josh Acheampong membuat lini pertahanan The Blues dianggap terlalu padat dengan pemain muda.

Keputusan Strategis di Akhir Bursa Transfer

Perkembangan terbaru ini mengakhiri perburuan sengit antara Liverpool dan Chelsea untuk mendapatkan tanda tangan Jacquet. Meskipun Chelsea sempat menawarkan kesepakatan yang serupa, perubahan dinamika skuad dan prospek waktu bermain yang lebih jelas di Liverpool menjadi faktor penentu bagi sang pemain. Jacquet sendiri dipandang sebagai salah satu bek tengah paling berbakat di generasinya, dan keputusannya untuk bergabung dengan The Reds diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan tim asuhan Arne Slot untuk jangka panjang.

Fabrizio Romano, seorang jurnalis transfer terkemuka, mengonfirmasi bahwa kesepakatan telah tercapai untuk transfer musim panas 2026. Jacquet dikabarkan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Liverpool. Nilai transfer ini berpotensi memecahkan rekor penjualan klub Rennes, melampaui angka £55 juta yang diterima dari penjualan Jeremy Doku ke Manchester City pada tahun 2023.

Prospek Jeremy Jacquet di Liverpool

Jeremy Jacquet, yang lahir pada 13 Juli 2005, merupakan pemain kelahiran Prancis dengan tinggi badan 1,90 meter dan dominan menggunakan kaki kanan. Ia berposisi sebagai bek tengah dan telah menjadi incaran banyak klub besar Eropa, termasuk Bayern Munich. Musim ini, Jacquet telah tampil dalam 19 pertandingan untuk Rennes di berbagai kompetisi, mencatatkan waktu bermain 1.694 menit, meskipun belum mencetak gol atau assist.

Kepindahan ini akan menjadi langkah signifikan dalam karier Jacquet, yang sebelumnya sempat dipinjamkan ke Clermont Foot. Dengan kebutuhan Liverpool akan kedalaman skuad di lini pertahanan, terutama mengingat potensi kepergian Ibrahima Konate di akhir musim dan cedera yang dialami beberapa pemain belakang, Jacquet diharapkan dapat memberikan kontribusi instan maupun jangka panjang. Keputusan untuk meminjamkan kembali Jacquet ke Rennes hingga akhir musim ini juga dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan pengalamannya terus bertambah sebelum bergabung penuh dengan skuad Liverpool.

Chelsea Tertikung dalam Perburuan

Chelsea, yang telah menunjukkan minat kuat dan bahkan mencapai kesepakatan personal dengan Jacquet, harus menelan kekecewaan. Klub yang kini dilatih oleh Liam Rosenior tersebut dikabarkan kesulitan meyakinkan Rennes untuk melepas Jacquet secara langsung pada bursa transfer Januari ini, sementara Rennes lebih memilih untuk mempertahankannya hingga akhir musim. Situasi ini dimanfaatkan oleh Liverpool untuk mengamankan jasa pemain muda potensial tersebut.

Kepindahan ini menegaskan ambisi Liverpool di pasar transfer dan kemampuan mereka untuk bersaing dengan klub-klub top Eropa dalam mendapatkan talenta muda. Nilai transfer yang disepakati menunjukkan tingginya apresiasi terhadap potensi Jacquet sebagai bek tengah masa depan, baik untuk Liverpool maupun tim nasional Prancis.