— Pelatih baru Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memulai era kepemimpinannya dengan pendekatan berbeda. Alih-alih langsung berbicara soal strategi dan target, Herdman memilih mendengarkan cerita para pemain mengenai perjalanan Timnas Indonesia yang berakhir gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

PSSI resmi memperkenalkan Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026). Pelatih asal Inggris yang memiliki pengalaman membawa Kanada tampil di Piala Dunia itu menegaskan bahwa langkah awalnya adalah memahami tim dari dalam, terutama melalui sudut pandang para pemain yang terlibat langsung dalam proses kualifikasi.

Komunikasi Awal Sejak Natal

Herdman mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan sejumlah pemain inti Timnas Indonesia telah dilakukan sejak akhir tahun lalu. Ia menyebut momen Natal menjadi kesempatan untuk mulai membangun hubungan personal, meski pembicaraan masih bersifat pengenalan.

“Saya sudah ngobrol panjang dengan kapten tim dan beberapa pemain senior. Belum untuk membahas Piala Dunia, tetapi hanya untuk mengenal mereka sebagai pribadi dan memperkenalkan diri saya,” ujar Herdman saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta.

Menurut Herdman, membangun kepercayaan dan hubungan personal menjadi fondasi penting sebelum masuk ke tahap evaluasi teknis dan pembenahan tim.

Video Call untuk Memahami Ruang Ganti

Dalam dua pekan ke depan, Herdman memastikan akan menggelar rangkaian video call dengan para pemain kunci Timnas Indonesia. Agenda ini ditujukan untuk menggali cerita dan pandangan para pemain terkait dinamika tim selama menjalani kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Dalam dua minggu ke depan, saya akan mengadakan video call dengan para pemimpin inti tim untuk memahami soal kualifikasi Piala Dunia, mendapatkan sudut pandang mereka, dan memahami motivasi mereka,” kata mantan pelatih Kanada tersebut.

Ia menilai pengalaman para pemain di ruang ganti dan tekanan kompetisi internasional merupakan bahan evaluasi penting untuk menyusun arah Timnas Indonesia ke depan.

Fokus pada Motivasi dan Identitas Pemain

Selain membahas kegagalan di kualifikasi, Herdman juga ingin memahami motivasi para pemain dalam membela Timnas Indonesia. Ia menaruh perhatian pada latar belakang dan mimpi pribadi para pemain, termasuk mereka yang memiliki status keturunan.

Herdman ingin memastikan setiap pemain yang mengenakan seragam Merah Putih memiliki keterikatan emosional yang kuat dan pemahaman yang sama mengenai arti membela tim nasional.

“Percakapan-percakapan ini akan berlangsung dalam dua minggu ke depan, dan setelah itu saya akan mengunjungi mereka,” ujar Herdman.

Baca Juga: Babak Baru Timnas Indonesia Bersama John Herdman, Fokus Bangun Mentalitas Dunia

Kunjungan Langsung ke Eropa

Setelah tahap komunikasi daring, Herdman berencana melakukan kunjungan langsung ke Eropa untuk menemui para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri. Ia ingin melihat secara langsung lingkungan klub para pemain sekaligus mendengarkan cerita mereka secara lebih mendalam.

Selain memperkuat relasi dengan pemain yang sudah ada, kunjungan ini juga dimanfaatkan Herdman untuk membuka peluang pemantauan pemain lain yang berpotensi memperkuat Timnas Indonesia.

“Ini akan menjadi sangat sibuk. Ini adalah masa yang sibuk dan mendengarkan para pemain serta memahami perspektif mereka adalah hal terpenting pada tahap ini,” kata Herdman.

Pendekatan tersebut menandai awal era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman, dengan dialog dan pemahaman pemain menjadi titik awal sebelum membangun ambisi dan target prestasi di level internasional.