Ihram.co.id — Aktor Chris Hemsworth akhirnya blak-blakan mengenai transformasi karakter Thor di Marvel Cinematic Universe (MCU) yang menuai pro dan kontra. Hemsworth mengakui bahwa arah komedi yang diambil dalam film terakhirnya, Thor: Love and Thunder (2022), telah melampaui batas hingga membuat sang Dewa Petir kehilangan kewibawaannya.
Pengakuan ini menjadi sinyal kuat adanya perubahan drastis karakter Thor menuju film Avengers: Doomsday mendatang.
Terjebak dalam “Parodi Diri Sendiri”
Dalam wawancara mendalam dengan Vanity Fair, Hemsworth tidak menutupi rasa frustrasinya. Ia merasa terjebak dalam improvisasi komedi yang berlebihan di bawah arahan sutradara Taika Waititi, sehingga lupa pada esensi kepahlawanan Thor.
“Saya terbawa suasana improvisasi dan kekonyolan, dan saya menjadi parodi dari diri saya sendiri. Saya tidak berhasil (mendaratkan karakternya dengan baik),” ujar Hemsworth jujur.
Ia merasa gagal memberikan keseimbangan antara humor dan aksi, berbeda dengan film-film sebelumnya seperti Thor: Ragnarok atau Avengers: Infinity War di mana humor Thor terasa pas tanpa mengurangi karismanya.
Merasa Hanya Jadi “Satpam” Avengers
Lebih jauh, Hemsworth membandingkan perannya dengan rekan sejawatnya. Ia merasa karakter seperti Iron Man (Robert Downey Jr.) atau Captain America (Chris Evans) selalu mendapatkan naskah dengan kedalaman emosi yang kuat.
Sebaliknya, ia kerap merasa hanya difokuskan pada aspek fisik semata. “Kadang saya merasa seperti petugas keamanan (security guard) bagi tim. Saya membaca naskah orang lain dan berkata, ‘Wah, cerita mereka jauh lebih keren’,” ungkapnya.
Kritik Menohok dari Teman Sang Anak
Fakta menarik lainnya, kritik paling jujur justru datang dari lingkungan sekolah anak-anaknya. Hemsworth menceritakan bagaimana teman-teman putranya yang berusia delapan tahun memberikan ulasan tajam.
“Sekumpulan anak delapan tahun mengkritik film saya. Mereka bilang, ‘Kami pikir film ini terlalu banyak humornya, aksinya keren tapi efek visualnya (VFX) kurang bagus’,” cerita Hemsworth.
Kritik murni dari target audiens muda ini menjadi tamparan penyadar bagi sang aktor.
Penebusan di Avengers: Doomsday?
Meski kecewa dengan Love and Thunder, Hemsworth belum menggantung palu Stormbreaker. Kembalinya Russo Brothers (Joe dan Anthony Russo) sebagai sutradara untuk Avengers: Doomsday dan Secret Wars menjadi harapan baru.
Sebagai catatan, Russo Brothers adalah sutradara di balik Avengers: Infinity War, film yang dinilai banyak fans menampilkan versi Thor terbaik—gagah, emosional, dan mematikan.
Hemsworth sendiri menegaskan syarat utamanya untuk kembali adalah perubahan nada cerita.
“Jika saya melakukannya lagi, nadanya harus drastis berbeda. Kita harus menutup buku soal humor itu,” tegasnya.
Sementara itu, misteri adegan Thor menangis yang muncul sebagai easter egg di film Deadpool & Wolverine (2024) juga memicu spekulasi fans.
Meski adegan itu menggunakan rekaman lama dari Thor: The Dark World, Ryan Reynolds dan Russo Brothers mengisyaratkan bahwa momen tersebut bisa jadi memiliki relevansi di masa depan MCU, menjanjikan sisi Thor yang jauh lebih emosional dan penting di Avengers: Doomsday.
Ikuti Ihram.co.id
