Ihram.co.id — Karim Benzema, penyerang bintang Al-Hilal, dilaporkan mengalami cedera otot adduktor saat menjalani sesi latihan bersama timnya. Cedera ini membuat partisipasinya dalam pertandingan mendatang bersama Al-Hilal menjadi sangat diragukan. Klub telah menjadwalkan pemeriksaan medis mendalam pada hari Selasa ini untuk menentukan tingkat keparahan cedera dan perkiraan waktu pemulihan sang pemain.
Informasi mengenai cedera Benzema ini pertama kali diungkapkan oleh jurnalis terkemuka Fabrizio Romano melalui akun media sosialnya. Romano melaporkan bahwa Benzema akan menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut pada hari Selasa, yang akan membantu staf medis Al-Hilal untuk mendiagnosis secara pasti sifat cedera dan menentukan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk pemulihan. Kondisi ini tentu menjadi pukulan bagi Al-Hilal, terutama mengingat peran krusial Benzema dalam lini serang tim sejak didatangkan pada Februari 2026.
Kondisi Cedera dan Jadwal Pemeriksaan
Cedera otot adduktor yang dialami Benzema terjadi saat sesi latihan terbaru Al-Hilal. Meskipun belum ada detail lengkap mengenai seberapa parah cedera tersebut, pihak klub secara proaktif menjadwalkan serangkaian tes medis pada hari Selasa. Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan diagnosis yang akurat, karena cedera otot, terutama di area adduktor, dapat bervariasi tingkat keparahannya dari ringan hingga serius, yang berpotensi memerlukan waktu pemulihan yang signifikan.
Sejak bergabung dengan Al-Hilal dari Al-Ittihad pada Februari 2026 sebagai agen bebas, Benzema telah menunjukkan kontribusi yang berarti. Ia telah bermain dalam tiga pertandingan, mencetak tiga gol, dan memberikan satu assist. Kehadirannya telah menjadi kekuatan penting bagi tim, dan absennya ia, bahkan untuk sementara waktu, dapat memengaruhi performa Al-Hilal dalam menghadapi jadwal pertandingan yang padat ke depan.
Potensi Absen dalam Pertandingan Mendatang
Akibat cedera ini, kemungkinan besar Karim Benzema akan melewatkan pertandingan Al-Hilal yang dijadwalkan dalam waktu dekat, termasuk laga melawan Al-Taawoun. Ketiadaan Benzema dalam pertandingan krusial dapat memberikan tantangan tersendiri bagi strategi tim dan pelatih Simone Inzaghi.
Staf medis Al-Hilal akan bekerja keras untuk memastikan Benzema mendapatkan perawatan terbaik agar dapat segera kembali ke lapangan dengan kondisi prima.
Riwayat Cedera Karim Benzema
Karim Benzema memiliki riwayat cedera yang cukup panjang sepanjang kariernya, baik saat bermain di Eropa maupun di Arab Saudi. Beberapa cedera otot, masalah punggung, dan cedera kaki pernah dialaminya. Misalnya, pada November 2023, ia mengalami masalah punggung saat masih berseragam Al-Ittihad.
Sebelumnya, pada Agustus 2023, Benzema juga harus keluar lapangan karena cedera otot adduktor pada kaki kirinya saat membela Al-Ittihad. Pengalaman ini menunjukkan bahwa cedera otot adduktor bukanlah hal baru bagi sang pemain, sehingga penanganan yang cermat dan pemulihan yang tepat sangat diperlukan.
Sejak bergabung dengan Al-Hilal, Benzema telah menunjukkan performa yang solid, namun riwayat cederanya menjadi catatan penting bagi tim medis klub. Dengan usianya yang kini menginjak 38 tahun, pemulihan cedera bisa memakan waktu lebih lama dibandingkan saat ia masih muda. Keputusan mengenai kapan ia bisa kembali bermain akan sangat bergantung pada hasil pemeriksaan medis yang dijadwalkan hari ini.
Ikuti Ihram.co.id
